Walikota Makassar Munafri Arifuddin meresmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu”
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (13/6/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengaku terkesan dengan bangunan rumah ibadah umat Buddha tersebut. Ia menilai, cetia dua lantai itu dibangun dengan kualitas yang sangat baik, baik dari sisi arsitektur maupun detail interior.
“Saya sangat takjub. Bangunan ini dibuat dengan sangat serius, detail, dan terlihat begitu representatif sebagai rumah ibadah,” ujarnya.
Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa fungsi rumah ibadah tidak hanya sebatas tempat beribadah, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga.
Menurutnya, rumah ibadah harus menjadi wadah interaksi sosial yang membangun kedekatan antara umat beragama dengan masyarakat di sekitarnya.
“Rumah ibadah harus menjadi tempat asimilasi sosial. Tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga memberi perhatian kepada masyarakat di lingkungan sekitar,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus rumah ibadah di Makassar untuk terus menumbuhkan nilai toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Munafri menilai, toleransi merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah keberagaman yang ada di Kota Makassar.
Ia menyebut, capaian Kota Makassar yang masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia menjadi bukti keberhasilan yang harus terus dijaga.
“Makassar saat ini berada di peringkat sembilan kota toleran di Indonesia. Ini harus kita pertahankan dengan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, wali kota yang akrab disapa Appi itu menjelaskan bahwa kehidupan sosial yang harmonis akan berdampak langsung terhadap stabilitas daerah.
Menurutnya, stabilitas tersebut akan mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi kota.
“Kalau daerah stabil, investasi akan masuk. Ketika investasi tumbuh, peluang ekonomi terbuka dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.
Atas nama Pemerintah Kota Makassar, Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Zhen An Kong Makassar atas pembangunan rumah ibadah tersebut.
Ia berharap keberadaan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” dapat menjadi simbol persatuan serta memperkuat nilai toleransi di Kota Makassar.
Selain itu, cetia ini diharapkan mampu menjadi bagian dari pembangunan kota yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.
Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh umat Buddha dan pengurus organisasi keagamaan.
Di antaranya Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan Henry Sumitomo, Ketua DPD Majubuthi Sulawesi Selatan Pendeta Roy Rushim, serta perwakilan DPD KCBI Sulawesi Selatan Caroline Couri.
Hadir pula Dewan Pembina Yayasan Zhen An Kong Makassar Wilson Tiodang dan Ketua Yayasan Zhen An Kong Makassar Erdy Wijaya bersama para pengurus lainnya.
Kehadiran berbagai tokoh lintas organisasi ini menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga di Kota Makassar. (*)
BARRU, TROTOR.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru menggelar orientasi pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten…
BARRUTROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mencatat capaian membanggakan di bidang pelestarian budaya dengan mengusulkan 11…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Andi Iwan…
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga…