Trotoar.id, Makassar — Kecanggihan teknologi saat ini menjadi salah satu faktor penunjang aktifitas manusia sehari-harinya, bahkan kecanggihan teknologi yang terus berkembang, mengantarkan pemerintah Kabupaten Gowa melakukan terobosan dalam memantau dan mengukur kinerja Aparatus Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pemkab Gowa.
Untuk mendukung langkah tersebut pemerintah kota melalui bagian Kehumasan pemerintah Kabupaten Gowa, menjajaki kerjasama dengan pemerintah Kota Bandung dalam menerapkan program Aplikasi Elektronik Remoderasi Kinerja (E-RK) yang akan di terapkan dalam pemerintahan Kabupaten Gowa mendatang.
Study Banding Pemda Gowa dipimping langsung Kabug Humas Pemda Gowa Abdullah Sirajuddin didampingi Kasubag Peliputan, Widiah Restuti dan Kasubag Kerjasama, Erniwati untuk mempersiapkan agenda penyusunan kerjasama melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang akan dilakukan.
Kabag Kerjasama Pemkot Bandung, Dodit Adrian didampingi Kasubag Kerjasama, Yana Supriatna dan Kabid Persandian Kominfo Bandung, Dini, Senin (18/12/2017).
Dodit menjelaskan aplikasi ERK yang diterapkan sejak 2016 di Bandung, dan baru pertama kali di Indonesia, menjadi rujukan pemda untuk membangun sistem ERK, bahkan saat ini sudah adan 108 Pemda yang akan melakukan kerjasama bidang ERK tersebut.
“Sudah ada 50 daerah yang pasti bekerjasama dengan Pemkot Bandung, dan secara teknis sebanyak 50 Pemerintah Daerah di Tahun 2017,” Kata Dodit Adrian Kabag Kerja Sama Pemkot Bandung.
“Untuk ERK ini sudah 300 item aplikasi yang dimiliki dan dikelola. Namun dari jumlah itu, baru sekitar 30 item aplikasi yang bisa didownload. Khusus jumlah aplikasi ini, Pemkab Gowa hanya akan mendownload 3 aplikasi saja, yakni aplikasi yang bisa memantau kinerja ASN, aplikasi hibah bansos dan perizinan,” ungkap Dodit.
Sementara Kabag Humas Pemda Gowa, Abdullah Sirajuddin dalam siara medianya mengatakan, Pemda Gowa sangat menginginkan aplikasi elektronik berbasis kinerja tersebut, sebab sistem tersebut direncanakan akan di canangkan pada 1 Januari 2018 mendatang.
“Jadi aplikasi ini khususnya terkait ERK itu kita akan mulai terapkan awal tahun depan. Aplikasi ini akan diberlakukan Pemkab mulai dari jajaran pemerintah kabupaten hingga pemerintah kelurahan,” jelas Abdullah.
Abdullah menambahkan, selain menerapkan aplikasi tersebut, Pemkab juga akan bekerjasama terkait pembekalan calon operator aplikasi ERK ini.
“Kita juga akan lanjut ke tahap pembekalan calon operator yang akan menjadi teknisi pelaksana aplikasi ini,” tambah Abdullah.
Pemkab Gowa mulai tahun depan akan menambah tunjangan penambahan penghasilan (TPP) bagi ASN. Karena itulah Pemkab Gowa, mencari satu bentuk sistem yang akan memantau kinerja ASN tersebut.
Terkait anggaran aplikasi tersebut, tambah Abdullah, Gowa baru minta satu jenis saja karena anggarannya setiap aplikasi ada di kisaran Rp 200-an juta.
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…
This website uses cookies.