Curang di Pilkada, NasDem: Bukti Rendahnya Tanggung Jawab

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 06 Januari 2018 17:20

Curang di Pilkada, NasDem: Bukti Rendahnya Tanggung Jawab

 

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Juru Bicara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel, M Rajab membeberkan kekhawatirannya melihat perbuatan curang tim pemenangan calon kepala daerah. Ini untuk menanggapi, masih ditemukannya indikasi kecurangan oleh kandidat dalam tahapan pilkada di Sulsel.

“Pertama, rendahnya tanggung jawab bersama terhadap keberhasilan pelaksanaan demokrasi elektoral yang menjadi pilihan masyarakat. Ini beresiko atas perjalanan demokrasi kita,” ucap Rajab, Sabtu (6/1).

Baca Juga  Gubernur NA Inspektur Upacara Hari Pahlawan di TMP Panaikang

Sungguh disayangkan, kata dia, komitmen bersama yang sudah terbangun selama ini untuk membangun masyarakat di atas asas-asas demokrasi dicederai oleh kepentingan sesaat dalam pemilihan kepala daerah. Semua pihak harus memiliki komitmen kuat dalam menjalankan demokrasi yang sehat.

“Sangat jelas perbuatan curang itu telah memberikan pengaruh buruk pada perkembangan demokrasi di Indonesia. Apalagi di Sulsel dengan adat kita yang terkenal dengan keberanian dan kejujurannya,” tuturnya.

Baca Juga  Foto Sumarni Naik Perahu saat SMP di Maros Kembali Viral di Momen HUT RI, Rusdi Masse Langsung Belikan Motor dan Beri Beasiswa Kuliah

Tanpa disadari, menurutnya, kecurangan akan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pilkada. Jika ini yang terjadi, kata Rajab, tentu suatu kemunduran dalam berdemokrasi yang sudah kita rasakan sejak pemerintahan Orde Baru mundur dari kekuasaan politiknya.

“Jabatan politik itu sesuatu yang terhormat, maka mari merebutnya dengan cara-cara terhormat, lalu menjalankannya dengan cara terhormat pula” ujarnya.

Baca Juga  Terima SK Kepengurusan, Syahiruddin Langsung Tancap Gas, Target 8 Kursi

Momentum Pilkada 2018 di Sulsel kian dekat. Pendaftaran calon kepala daerah akan berlangsung mulai 8 Januari mendatang. Sebelumnya, tahapan verifikasi faktual telah dijalankan oleh KPU.

Dalam tahapan verifikasi faktual, misalnya, sejumlah dugaan kecurangan terjadi di berbagai daerah Sulsel. Di antaranya, pencatutan KTP dan tanda tangan dukungan Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi, Bupati Selayar, Muh. Basli Ali, dan warga Gowa, Haslinda. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 22:10
Peringati HUT ke-62, Golkar Sulsel Gelar Donor Darah di Pesta Rakyat, Targetkan 100 Kantong
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD I...
Daerah22 Oktober 2026 16:51
Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO BULUKUMBA, Trotoar.id — Kondisi bayi Nakla yang tengah menjalani perawatan medis setelah mengalami sak...
Politik06 Januari 2018 17:20
Curang di Pilkada, NasDem: Bukti Rendahnya Tanggung Jawab
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan berbuah penghargaan. Kota Makassar ...
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemu...