Ome sapaan akrab Wawali ini, mendatangi Syahrul(15) untuk melihat kondisi penderita gizi buruk tersebut yang sudah sangat memprihatinkan.
Selain menderita gizi buruk, anak bungsu dari sembilan bersaudara ini juga menderita tuna rungu, tuna netra serta penyakit katarak.
Setelah melihat kondisi Syahrul yang sudah sangat kurus, Ome merasa prihatin dan berharap uluran tangan para dermawan.
“Saya sangat prihatin melihat kondisinya seperti ini. Apa lagi sudah 15 tahun menderita tanpa mendapatkan bantuan kesehatan dari pihak terkait,” ungkapnya.
“Saya berharap uluran tangan para dermawan untuk dapat membantu adek kita ini, kasian. Mari kita bersama meringankan beban kedua orang tuanya,” lanjut Ome.
Diketahui, penderita gizi buruk ini sudah menderita sejak lahir dan menurut pengakuan kedua orang tuanya jika selama ini belum mendapatkan bantuan.(JAB)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
This website uses cookies.