TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketia Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Kadir Halir meninjau langsung prosea pengerjaan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Peninjauan pembangunan rumah sakit yang dilakukan anggota Komisi di RS Haji Makassar Sulsel yang terletak di jalan Daeng Tata Makassar dan RS Labuang Baji di jalan Landak, Selasa (20/3/2018).
Selain Kadir halid sejumlah anggota DPRD Sulsel Komisi E kunjungan yakni Andi Tenri Sose, Rusni Kasman dan Nupri Basri Patallongi.
- DPRD Sulsel Gelar Rapat Paripurna, Bahas Persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Pelindungan Pekerja Migran ke Kementerian
- Komisi D DPRD Sulsel Panggil Pertamina dan PLN, Distribusi Energi Jadi Sorotan
- Anggota DPRD Sulsel Sofyan Syam Nahkodai HKTI Pangkep, Siap Perkuat Perjuangan Petani
“Kita melihat sejumlah kekurangan yang harus di benahi dan kami berharap Kekurangan ini bisa cepat di selesaikan,”Kata Kadir Halid
Meskipun ada beberapa kendala dalam pembangunan termasuk adanya sejumlah atap yang bocor dan plafon yang rusak, sehingga harapannya ini bisa segera diselesaikan
Bahkan lima kontraktor yang ikut menjadi rekanan kerja RSUP Haji juga dianggap gagal, meski demikian prosea pengerjaan haris segera memperbaiki yang rusak.
“Kalau ada rusak harus diperbaiki, bukan di biarkan jadi lima kontraktor ini meskipun gagal harus memperbaiki semua kewajibannya,” Kata Kadir
Ia berharap meminta agar pihak rumah sakit dam rekanan untuk segera mempercepat pembangunan RS Haji, serta seluruh kekurangan – kekurangan yang ada di RS haji.

“Ini lebih bagus dibandingkan RS Haji, karena tegelnya saja seperti kelas kw 3. Padahal itu harus tegel yang bagus. Tidak mungkin di situ RAB nya pake tegel kw 3, karena anggarannya besar,” katanya. (Ady)


