Kedua legislator tersebut yakni Irwan Hasyim dari PKS, dan Kartini Lolo dari PDIP yang mendukung pasangan nomor urut 2 Irwan -Alimin dan JAZ menganggap program BPJS Gratis yang di tawarkan pasangan calon nomor urut 1.
Namun kritikan yang dilakukan oleh dua legislator pendukung Irwan Alimin dan JAZ ditanggapi dingin oleh juru bicara pasangan Bersalam, Amri Manangkasi, Mantan Aktivis HMI ini beranggapan bila kritikan yang dilontarkan dua legislator pendukung paslon nomor urut 2 dan 3 itu merupakan lelucon yang terjadi sepanjang proses tahapan pilkada.
“Kami heran kok program Bersalam mereka kritiki, mengapa mereka tidak fokus saja bagaimana bisa memenangkan jangaoan mereka di pilkada Pinrang,” Kata Amri Manangkasi.
Amri juga mengaku dirinya tidak habis pikir atas pemikiran kedua legislator tersebut, yang mengungkapkan program unggulan pasangan BERSALAM tidak masuk akal dan akan sulit untuk diwujudkan, bukti jika partai pendukung pasangan calon nomor ururt 2 dan 3 itu menolak terwujudnya program BPJS gratis yang mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
“Apa yang mereka ungkapkan merupakan bukti jika, kedua legislator yang berasal dari PDIP dan PKS itu menolak program pelayanan kesehatan GRatis yang ditawarkan pasangan calon nomor urut 1, bahkan secara terang-terangan menolak program kesehatan gratis,” tambah Amri Manangkasi.
Amri menjelaskan, strategi politik legislator tersebut dalam memenangkan paslon yang didukung, merupakan hal yang sangat keliru. Alasannya, katanya, tindakan tersebut merupakan penolakan terhadap program yang pro kepada rakyat.
“Asumsi penolakannya pun keliru, anggaran pemerintah bukan hanya bersumber dari PAD, dan masih banyak post anggaran lain yang memungkinkan. Apalagi hanya dengan PAD saja sudah cukup,” jelasnya.
Amri mengemukakan, untuk melakukan upaya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah pembangunan
manusianya, dalam hal ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Daya Beli Masyarakat.
“Program kami jelas menghadirkan figur BERSALAM sebagai pelayan buat masyarakat. BPJS Kesehatan gratis adalah salah satu upaya kami, untuk memperbaiki IPM masyarakat Pinrang, namun ini malah dikatakan tidak masuk akal,” ungkapnya.
Maka dari itu, lanjut Amri, hitungan untuk merealisasikan program BPJS Kesehatan gratis Bumi Lasinrang tersebut melalui APBD, adalah hal yang rasional. Terlebih, tambah dia, program tersebut telah dikaji dan dianalisis dengan baik, bersama tim dan pakar yang berpengalaman, sehingga tidak perlu diragukan lagi.
Sebaiknya, kata Amri lagi, Irwan Hasyim dan Kartini Lolo mesti melakukan pengkajian dulu sebelum berkomentar, terlebih keduanya adalah pejabat daerah, yang tidak sepatutnya membuat opini yang menyesatkan masyarakat. Mestinya, terang dia, keduanya sibuk melakukan sosialisasi terhadap program calon mereka, bukan justru membantu tim BERSALAM dalam mensosialisasikan program BPJS Kesehatan gratis dari BERSALAM.
“Meski terasa lucu, kami sangat berterima kasih kepada beliau berdua. Tentu, pendukung atau loyalis Pak Irwan dan Ibu Kartini masih ada yang belum tahu tentang program BPJS Kesehatan gratis dari BERSALAM. Adanya komentar beliau berdua membahas program tersebut, maka dengan sendirinya salah satu program kami disosialisasikan,” pungkasnya.
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.