Masyarakat menemukan selebaran yang isinya memojokkan dan memfitnah pasangan calon bupati nomor urut 2, Dollah Mando – Mahmud Yusuf (Doamu). Selebaran ini menyebut Dollah Mando mengejar kekuasaan dan mengabaikan tugas.
Selebaran itu juga memuat screenshot sejumlah media online. “Ini sangat memalukan dan mencederai demokrasi di Sidrap,” kata Syamsul Bahri, Juru bicara pasalon DOAMU. Jumat (04/05/2018).
Menurutnya pola kampanye gelap yang menjatuhkan DOAMU kerap dialami. Mereka ingin menurunkan elektabilitas calon usungan Demokrat dan Gerindra di Pilkada Sidrap 2018 yang sudah tak terbendung lagi. “Kami sudah terbiasa. Pola seperti itu sudah tidak mempan bagi masyarakat dan pendukung DOAMU. Kita tidak mau adu kebencian tapi program,” tegasnya.
Selebaran tersebut ditemukan warga di sejumlah tempat. Pihak tak bertanggung jawab menghamburkan selebaran di jalan poros Rappang dan Bendoro.
“Ini black campain, tidak susah menebak dalangnya, sebab hanya ada dua calon. Dan wajar saja kita menerka ini dilakukan pihak yang sudah kehabisan akal. Tapi apa dan siapapun itu, saya rasa cara ini sudah tidak mempan mempengaruhi masyarakat yang sudah melek demokrasi. Kami tetap Doamu nomor 2,” ujar Sahar, salah seorang relawan DOAMU di Rappang.
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru…
This website uses cookies.