Politik

Sisa 9 Hari Pilgub Sulsel, Tiga Lembaga Survei Jagokan NN-Azi

TROTOAR.ID , MAKASSAR – Lembaga survei Indo Riset Konsultan merilis hasil survei terbarunya, Senin (18/6). Hasilnya, pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar (NH-Aziz) unggul telak dari tiga pesaingnya dengan elektabilitas 32,3 persen.

Indo Riset bukan satu-satunya lembaga survei yang mengunggulkan NH-Aziz. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, setidaknya sudah tiga lembaga survei kelas nasional yang mengunggulkan pasangan relijius-nasionalis itu.

Dua lembaga lainnya yakni Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia dan INDex Indonesia.

Survei CSIS dilakukan pada 16 – 30 April 2018, dengan sample awal survei sebesar 1.000 orang yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten/kota di Sulsel.

Margin of error survei CSIS mencapai 3,27 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Hasilnya NH-Aziz berada di puncak klasemen dengan perolehan 30,6 persen.

Kedua, Lembaga riset nasional INDex Indonesia juga melakukan survei pada 1-15 Mei 2018 dengan 11.200 responden yang tersebar di 24 kabupaten/kota dan margin error hanya 1 persen.

Dirilis di Hotel Clarion Makassar, Kamis (7/6), pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar (NH-Aziz) unggul telak dari tiga rivalnya dengan tingkat elektabilitas mencapai 30,1 persen.

INDex Indonesia bahkan sudah dua kali melakukan survei, yakni sebelumnya pada 18-28 Februari 2018. Hasinya pun tak jauh beda, yakni NH-Aziz di posisi pertama dengan 24,5 persen. Hal ini menunjukkan tren elektabilits NH-Aziz terus bergerak poisitf.

Dan yang terbaru adalah survei Indo Riset Konsultan tersebut dilakukan pada 30 Mei-7 Juni 2018 denga 1.000 responden, dan margin of error sebesar +/- 3,24% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Ketiga lembaga survei tersebut dikenal sebagai lembaga independen dan tidak berafiliasi politik dengan kandidat manapun di Pilgub Sulsel 2018 ini. Ketiganya merupakan lembaga nasional dengan kredibilitas yang baik di dunia riset maupun politik. Baik CSIS, INDex, maupun Indo Riset tak punya track record yang buruk.

Ketiganya juga menggunakan metodologi penarikan sampel yang sama, yakni multistage random sampling. Meotde ini adalah yang paling umum digunakan lemabga survei di Indonesia. (abadi)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

Recent Posts

Piala Dunia 2026: Format Terbesar Sepanjang Sejarah, Jadwal Padat dan Taruhan Global

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…

1 jam ago

Pemkot Makassar Perkuat UMKM Lewat KUR, PKL Hasil Penataan Kota Difasilitasi Akses Modal

MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…

1 jam ago

Pembukaan Piala Dunia 2026: Megah, Sarat Pesan, dan Penuh Taruhan Global

MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…

2 jam ago

Bupati Sidrap Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026 atas Kinerja Ketahanan Pangan

JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…

2 jam ago

Puluhan Warga Desa Batuah Kukar Studi Ketahanan Pangan di Sidrap, Disambut Bupati Syaharuddin

SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…

2 jam ago

BPBD Sidrap Edukasi Anak Usia Dini Kenali Risiko Bencana Lewat Simulasi dan Permainan

SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…

2 jam ago