Akibatnya, Firman mengalami luka memar dan bengkak di sekujur tubuh. Setelah dikeroyok, korban melapor ke Polres Maros dengan nomor laporan :LP /218/VIl /2018/SPKT/Res Maros.
Korban tersebut melaporkan sekelompok pelaku dipimpin oleh Ansar warga jalan Taqwa, Kelurahan Baju Bodoa, Maros Baru.
Ipda H.Nahru, Kanit SPKT B menjelaskan kronologi pengeroyokan tersebut. Berawal saat korban bersama pacarnya berkunjung ke PTB.
Tiba-tiba pelaku datang ke korban untuk meminja motor. Tapi korban menolak. Hal itu membuat pelaku marah dan menarik korban ke tempat gelap
Pelaku terus menarik korban hingga sampai ke eks terminal Marusu. Pelaku langsung melakukan pemukulan. Tidak lama kemudian, anggota pelaku juga datang mengeroyok.
Korban berusaha melawan, namun tidak berdaya karena pelaku berjumlah beberapa orang. Korban teriak minta tolong. Saat itu juga, pelaku melarikan diri.
“Korban mengalami luka bengkak pada dahi sebelah kanan, memar pada bagian pipi sebelah kiri, memar pada leher serta merasa sakit pada bagian punggung,” Tutupnya.(**)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
This website uses cookies.