Pasalnya sejumlah kader partai Golkar di Kota Makassar meminta dirinya untuk tetap maju di Kota Makassar. meskipun sebelumnya nama ketua DPRD Makassar masuk dalam bursa caleg Senayan dari dapil Sulsel 1.
Salah satu kader yang meminta Farouk untuk tetap bertahan di Makassar yakni ketua Pimpinan Cabang Kecamatan Fajar Baharuddin, dia melihat Faoruk M Betta masih di butuhkan di Makssar, sehingga sejumlah kader dan Pincam mengusulkan agar Farouk tetap maju sebagai caleg di Makassar.
“Memang kami sudah melakukan pertemuan, dan hasilnya kader tetap meminta kepada Farouk untuk maju di Makassar,” Jelas Fajar Faharuddin .
Selain itu, Fajar juga beranggapan, figuritas Farouk di Makassar sangat di butuhkan dalam mempertahankan dan mengangkat suara Golkar pada pileg mendatang.
Selain Fajar Ketua Bapilu Golkar Makassar Syamsuddin Kadir beranggapan sama, dia meniali hadirnya Farouk di Makassar memberikan sebuah harapan bagi partai Golkar untuk dapat kembali menjadi pemenang di pileg.
Meskipun peluang Farouk cukup terbuka untuk duduk disenayan, namun kader masih berharap besar Farouk maju di DPRD Makassar.
“Betul apa yang disampaikan ketua Pincam Bontoala, dorongan kader untuk Farouk tetap mencaleg di Makassar cukup besar, meskipun peluang Farouk di senayan terbuka, akan tetapi kader menginginkan Farouk tetap di berada Makassar,” Jelas Syamsuddin Kadir.
Farouk M Betta yang dikonfrimasi, mengenai dorongan kader tersebut mengatakan dirinya saat ini masih mempertimbangkan langkahnyan untuk maju sebagai caleg Senayan dan memilih tetap berada di Makassar.
“Ini adalah amanah kader partai yang harus saya pertimbangkan, meskipun peluang maju disenayan terbuka, namun amanah kader yang cukup menjadi perhatian saya,” Kata Faouk M Betta yang di hubungi via telepon seluelrnya.
Bahkan Ketua DPDR Daa peripde menjelaskan bila kemungkinan besar dirinya akan memilih untuk maju di Makassar, demi menjaga amanah kader yang meminta bertarung di DPRD Kota Makassar.
Terkait dorongan akder tersbeut muncul setelah pasangan calon usungan Golkar kalah di pilkada Makassar. Akan tetapi Farouk menilai hal tersebut bukan sebagai ukuran, mengingat kontestasinya pileg dan pilkada makassar yang berbeda.
“Tidak ada kaitannya dengan pilkada Makassar, sebab kontestasi yang berbeda, dan jika itu dikaikan maka jelas alasannya tidak rasional,” Jelasnya (Upi)
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang,…
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…
This website uses cookies.