TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dua partai Politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PKS nampaknya tidak memiliki kesiapan untuk mendorong sejumlah caleg berkualitasnya di pileg 2019.
Pasalnya PSI yang kita neneknya partai pendatang baru cuma menyediakan dokumen pencalonan tanpa di barengi dengan penyerahan dokumen caleg yang akan maju di 11 dapil di Provinsi.
Ketua PSI Sulsel Fadli Noor mengatakan jika dokumen pencalonan partai yang terlebih dahulu diusulkan, dan akan menyusul dokumen caleg, yang saat ini sementara di susun.
Baca Juga :
“Kita serahkan dl Dokumen pencalonan, nanti menyusul dokumen calegnya sebab sepengetahuan kami dokumen Pencalonan yang sangat penting,”Ungkap Fadli Noor kepada Trotoar.id.
Beda dengan PKS, dlmeski PKS mengusulkan Dokumen pencalonan dan dokumen caleg yang cuma satu box ukuran kecil namun PKS tetap menyerahkan dokumen tersebut ke KPU.
“Kita lengkap semua dikembangkan caleg meski terlihat sederhana namun berkas caleg kami semua lengkap, “Kata Sri Rahmi Wakil Ketua DPW PKS Sulsel yang ikut hadir dalammkesempatan Dokumen ke KPU Sulsel.
Bahkan dari daftar Caleg PKS , sejumlah Caleg Incumbent nampaknya tidak terakomodir dalam bursa caleg PKS, seperti Djafar Soddin dan Taslim.
Sementara Komisioner Devisi Informasi dan Publikasi, mengatakan untuk pendaftaran Caleg semua harus dibikutbsertakan, baik dokumen pendaftaran dan dokumen calegnya sendiri.
“Kita tunggu sampai batas waktu akhir, kalau tidak disertakan maka jelas dianggap tidak ada caleg yang bertarung di 11 dapil, meski partainya lolos sebagai peserta pemilu, tapi kita tunggu saja sampai hari ini,”Ungkapnya (Upi)




Komentar