TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP PP) Sulawesi Selatan terus mengembangkan pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini.
Sedikitnya 1.205 UMKM yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Gowa, tetap eksis dalam binaan BP PP Sulsel yang diprakarsai Ketua BP PP Sulsel Arianto Burhan Makka.
Arianto yang juga calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini mengatakan, pihaknya bahkan mengajak pemuda Sulsel untuk menjadi pengusaha meski dimulai dari UMKM.
Baca Juga :
Apalagi, ke depan, BP PP Sulsel akan terus berupaya memunculkan pengusaha baru UMKM di seluruh kabupaten/kota. Melalui pembinaan UMKM, BP PP Sulsel selama ini siap membantu kredit permodalan jika dibutuhkan.
“Indonesia khususnya Sulsel ini akan maju jika jumlah pengusaha meningkat. Salah satu indikasi majunya daerah jika jumlah pengusaha terus bertambah. Melalui kesempatan ini, kami mengajak pemuda di Sulsel ini untuk menjadi pengusaha. BP PP siap membantu dalam pembinaan,” ujar Arianto yang juga Wakil Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel dalam salah satu dialog ekonomi di Makassar, Jumat (20/7/2018).
ABM menyebutkan bahwa pembinaan UMKM tidak hanya dilakukan dengan memberikan solusi permodalan tetapi juga harus dilakukan pendampingan hingga pelaku UMKM ini dapat eksis dalam menjalankan usahanya.
“Pembinaan ini UMKM ini pula yang akan terus kami lakukan jika kelak berhasil duduk di parlemen DPD. Tentunya saya tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan perhatian dari seluruh pihak. Karena, harus diakui bahwa fondasi perekonomian daerah itu dimulai dari bawah salah satunya melalui keberhasilan UMKM,” jelas Anto sapaan akrab Arianto Burhan Makka.
Salah satu pelaku UMKM binaan BP PP Sulsel di Makassar, Dg Rani, mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian BP PP Sulsel yang telah memberikan pendampingan hingga dia mampu eksis menopang kebutuhan keluarganya.
“Selain dibantu permodalan, kami juga diberikan pendampingan agar bisa mandiri seperti sekarang ini. Banyak lembaga yang membantu dengan modal, tetapi untuk membantu kreatifitas berusaha hanya (BP) Pemuda Pancasila yang memberikan perhatian penuh kepada kami,” kata Dg Rani.(*)




Komentar