TROTOAR.ID, MAKASSAR — Meski masih terbilang masih muda, wanita yang berprofesi sebagai penari ini memberanikan diri untuk ikut berkompetisi pada Pemilihan Legislatif 2019, meski dirinya harus bersaing dengan sejumlah Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari partai lain.

Dian Anugerahwati Noor Namanya, dia adalah sosok wanita muda yang berusia 30 tahun dan seorang penari yang ikut mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Kota Makassar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang maju melalui Daerah Pemilihan Makassar IV.

Bakal Calon Legislatif PSI Dian Anugerahwati Noor, Nomor urut 3 yang maju lewat Dapil Makassar IV
Dian ikut menjadi Caleg bersama PSI bukan untuk mencari ketenaran atau mencari hal yang lain dari kehidupannya selama ini, dia ikut menjadi caleg karena keterpanggilannya untuk ikut mengembangan budaya seni dan tari dengan regulasi yang harus diperkuat di parlemen.
“saya ikut nyaleg selain untuk kepentingan warga makassar, juga untuk tetap menjaga budaya lokal khususnya dibidang seni tradisi. Memberikan ruang ekpresi untuk para pelaku seni, yang betul-betul didukung oleh parlemen.” kata Politisi Perempuan ini.

Bakal Calon Legislatif PSI Dian Anugerahwati Noor, Nomor urut 3 yang maju lewat Dapil Makassar IV
Alumni jurusan Perikanan Unhas
Ini yakin bila dirinya menjadi salah satu wakil perempuan yang peduli akan perkembangan seni tari di kalangan masyarakat, termasuk dikalangan siswa-siswi yang saat ini sudah meluai ditinggalkan secara berlahan-lahan.
Hal inilah yang memacu andernalin dirinya untuk duduk sebagai anggota DPRD Kota Makassar demi memperjuangkan lahirnya regulasi terkait pengembangan dunia seni dan tari dikalangan masyarakat kota Makassar.

“Sulsel itu kaya seni. Di mks ini banyak pelaku seni dr berbagai suku di sulsel. Kenapa tidak kita dukung? Apalagi sekarang di tiap sekolah sudah ada pelajaran tentang seni dan budaya, sudah ada prakteknya juga,” Pungkasnya (**)


