Penutupan Jalan tersebut dikarenakan adanya jadwal konstruksi pemasangan pancang jembatan layang A.P Pettarani yang dilakukan. Oleh PT Bosowa Marga Nusantara (BMN)
Melalui Direktur Anwar Toha beberapa waktu lalu mengungkapkan akan menutup dua ruas jalan A.P Pettarani, dari arah selatan ke Utara dan Utara kesehatan.
“Penutupan mungkin kita lakukan saat malam hari. Sehingga tidak mengganggu masyarakat yang akan menggunakan Jalan Andi Pangeran Pettarani,” kata Anwar Toha belum lama ini.
Anwar Toha menambahkan, ada dua lajur yang akan ditutup selama pengerjaan proyek Tol Layang, yaitu satu lajur menuju arah Tol Reformasi dan satu lajur ke arah Jalan Sultan Alauddin.
Penutupan jalan akan berlangsung selama kurang lebih 22 bulan, sesuai waktu pelaksanaan proyek Tol Layang Pettarani.
“Kalau misalnya ada bagian yang sudah layak untuk dibuka, maka akan dibuka. Tapi tentu tidak bisa langsung dibuka semua. Mungkin hanya diperkecil. Sehingga orang yang berlalu lalang bisa luas aktifitasnya,” ujarnya.
Kendati demikian, Anwar Toha tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk memilih rute alternatif. Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Andi Pangeran Pettarani.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
This website uses cookies.