Pelaku berinisial KM (25) dikenal sebagai salah satu raja begal sukaria, diia juga merupakan residivis dalam kasus curas
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar, S.Ik, SH, MH menjelaskan, korban adalah target yang selama ini dicari dia juga diketahui baru saja menghirup udara bebas sekitar dua bulan lalu.
Irwan mengatakan saat hendak diamankan pelaku melakukan tindakan yang mengancam nyawa anggota dan masyarakat dengan menebas tangan dan leher anggota sehingga di ambil tindakan tegas
“Iya pelaku tewas ditembak anggota setelah dia mencoba melakukan perlawanan dengan menebas tangan dan leher anggota yang menyergapnya,. ” ungkap Kapolresta Kombes Pol Irwan Anwar
Irwan menjelaskan jika pelaku yang selama ini berpindah-pindah tempat pwrsembunyian, dan akhirnya diketahui pelaku berada di salah satu rumah di jalan landak, saat Jatanras Polrestabes yang mengetahui informasi tersebut mendatangi lokasi, pelaku keburu lari,.
Yang kemudian tanpa sengaja aparat berpasangan dengan pelaku yang telah masuk dalam DPO, kemudian terjadi kejar-mengejar yang akhirnya pelaku diamankan di jalan Pelita Makassar di lokasi itulah pelaku melakukan tindakan berbahaya kepada anggota yang mengamankannya.
Sebelumnya tersangka juga telah melakukan aksinya di tempat yang berbeda-beda yaitu di Circle K Jl Urip Sumoharjo yang terekam CCTV, Jl. Pacerekang, Jl Cendrawasih, Jl Kelinci serta Jl Pengayoman depan Hotel Grand Imawan.
“Sehingga berbekal dari laporan warga tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku,” tutur Kombes Pol Irwan Anwar,S.Ik.
Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono,S.Ik, M.Siengatakan jika pelaku terkena tembakan di dada kirinya setelah menebas tangan dan leher anggota.
“Karena mengancam keselamatan petugas dan masyarakat sekitar, sehingga dengan terpaksa petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan tembakan ke arah dada sebanyak dua kali mengenai dada kiri tersangka”, tegasnya.
Tersangka yang terkena tembakan di bagian dada kirinya itu langsung menghembuskan nafas terakhirnya dan seketika itu meninggal dunia. Setelah itu pelaku langsung di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur,S.Ik menambahkan, selain mengamankan pelaku, Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor honda beat yang diduga hasil dari curanmor, satu buah sajam, satu buah ketapel dan dua anak busur yang tersimpan di jok motor, dan satu buah hp warna gold.
SIDRAP, Trotoar id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera…
JAKARTA , TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, sempat…
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak cepat merespons laporan warga di media sosial…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI)…
This website uses cookies.