Mereka mengunjungi para korban tsunami dan gempa Sulteng yang menjadi pasien.
Juga terlihat, Staf Ahli Presiden Ali Mochtar Ngabalin, Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan juga Anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham.
Di dua rumah sakit tersebut sebanyak 180 warga pengungsi pasien. Untuk di Wahidin data yang diperoleh pasien dari (29/9-4/10) sebanyak, 115 orang, laki-laki 52 orang, perempuan 63 orang, dirawat 73 orang, pulang 40 orang dan meninggal dunia 2 orang.
“Mereka tidak perlu siapkan biaya, semua kita pemerintah yang menanggung semua. Bisa dicek, tidak ada kita bebankan, justru kita kasi bekal,” kata Nurdin Abdullah.
NA menyebutkan untuk 12 rumah sakit yang disiapkan untuk pasien pengungsi dari Sulteng.
Sementara itu, Menteri Pertanian Amran, menyampaikan telah diperoleh sumbangan sebanyak Rp25 miliar, dan baru saja mendapatkan Rp500 juta tambahan. Sebanyak Rp250 juta kemudian diberikan ke RS Wahidin.
“Kami berterima kasih pada masyarakat Sulsel yang luar biasa peduli pada saudara-saudara kita,” ucapnya.
Dari peninjauan tersebut, sebutnya, sangat prihatin. “Sempat lihat prihatin sekali, ada satu anak SMA kehilangan kaki dua-duanya. Kita tentu sangat berduka, duka Donggala, Palu dan Sigi adalah duka masyarakat Sulsel,” imbuhnya.(*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…
This website uses cookies.