Nasional

Dua Tomas Luwu Raya Diangkat Sebagai Tim Ahli Gubernur Sulsel

Pemprov Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan pada Perangkat Daerah untuk tahun anggaran 2026, termasuk mantan Bupati Luwu dua periode, Ir. H. Andi Mudzakkar, MH.

Selain Andi Mudzakkar yang akrab disapa Cakka, nama lain yang turut masuk dalam daftar tersebut adalah H. Arsyad Kasmar, yang juga merupakan figur berpengalaman di pemerintahan daerah.

Penunjukan keduanya tertuang dalam Petikan Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 100.3.3.1/2969/BAPPELITBANGDA tentang Tim Ahli Kegiatan pada Perangkat Daerah.

Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai bagian dari penguatan fungsi perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dalam diktum kesatu keputusan itu, Andi Mudzakkar ditetapkan sebagai Anggota Tenaga Ahli Kegiatan pada perangkat daerah lingkup Pemprov Sulsel.

Sementara pada diktum kedua ditegaskan bahwa para tenaga ahli yang diangkat memiliki kewajiban untuk melaporkan serta mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur.

Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan petikan resmi dikeluarkan di Makassar pada 11 Mei 2026.

Dokumen itu juga telah ditandatangani secara elektronik oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Irawan Dermayasamin Ibrahim.

Penunjukan tim ahli ini didasarkan pada telaahan staf Kepala Bappelitbangda Sulsel melalui surat nomor 050/329/BAPPELITBANGDA tertanggal 14 Januari 2026 terkait penyusunan Tim Ahli Kegiatan tahun 2026.

Masuknya Andi Mudzakkar dalam jajaran tim ahli diharapkan mampu memberikan kontribusi strategis, khususnya dalam menghadirkan perspektif makro terhadap arah pembangunan daerah.

Pengalaman panjangnya sebagai kepala daerah dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas perencanaan serta akselerasi program pembangunan di Sulawesi Selatan.

Namun demikian, keputusan ini juga menuai respons beragam, khususnya dari kalangan masyarakat di Tana Luwu yang menaruh perhatian terhadap komitmen perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Sejumlah pihak bahkan menyuarakan kekhawatiran bahwa langkah tersebut dapat mempengaruhi fokus perjuangan pemekaran wilayah, seraya berharap agar penunjukan itu tidak menjadi penghambat bagi aspirasi masyarakat Luwu Raya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP)…

2 jam ago

Andi Saiful Hadi Launching Koperasi Merah Putih

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…

2 jam ago

Bupati Sidrap Buka Olimpiad Sains Madrasah Tingkat Provinsi

SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…

2 jam ago

Bupati Sidrap Launching “Satu Telur Setiap Hari”

SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…

2 jam ago

Prabowo Puji Kinerja Mentan Amran, Target Swasembada 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun

JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…

2 jam ago

Bupati Sidrap Buka Workshop Pengembangan Usaha Peternakan

SIDRAP, TROTOAR.ID — Workshop Pengembangan dan Pertumbuhan Hilirisasi Usaha Peternakan yang digelar di Aula Saromase,…

2 jam ago

This website uses cookies.