Abdul Kadir Fatwa Akan Gugat Timsel KPU Makassar ke PTUN dan KIP

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 09 Oktober 2018 18:08

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU)
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kinerja Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mendapat sorotan keras dan protes dari salah satu pendaftar calon anggota KPU Makassar Abdul Fatwah

Dia menganggap kerja timsel yang melakukan seleksi admistrasi yang dilakukan timsel tidak dilakukan secara profesional, termasuk timsel tidak berani mengumumkan hasil scoring nilai dari pemeriksaan berkas calon anggota KPU Kota Makassar.

Olehnya itu dirinya mengambil langkah dengan mengajukan surat protes ke KPU RI terkait kinerja timsel yang dianggapnya tidak profesional. Bahkan bukan cuma itu dirinya juga berencana akan mengugat keputusan timselnya PTUN dan ke Komisi Penyiaran Informasi Publik terkait tidak transparannya timsel melakukan seleksi.

“Iya kemarin saya sudah layangkan nota protes ke KPU RI dan bahkan saya juga akan mengugat putysan Timsel ke PTUN,” Ungkapnya saat di hubungi via telepon selulernya.

Dia menilai kerja timsel KPU Makassar tidak profesional dan transparan dalam.menyamapikan hasil scoring nilai seleksi berkas, termasuk indikator apa yang menyebabkan sejumlah pendaftar gugur di tahap awal

Parahnya lagi, dirinya yang telah meminta hasil scoring nilai yang dilakukan timsel sampai saat ini belum didapatkannya, dan dia menganggap ada unsur kesengajaan timsel tidak mengumumkan ke publik hasil scoring nilai.

“Saya sudah minta hasil scoring nilainya sejak diumumkan, namun sampai saat ini saya belum menerima itu, yang katanya timsel scoring nilailah yang menjadi dasar menetapkan peserta lulus tahap selanjutnya,” Tambahnya

Dia menambahkan jika tidak lulusnya dalam seleksi berkas dikarenakan dirinya masih menjabat sebagai komisioner KIP, yang mana menurutnya banyak anggota KIP di beberapa daerah lulus sebagai anggota KPU

“Alasannya tidak rasional, cuma karena saya masih aktif sebagai Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sulsel. Itukan tidak ada di SOP sebagaiamana PKPU nomor 7,” sebut Abdul Kadir Fatwa saat dihubungi Djournalist.com, Senin 8 Oktober 2018.

Parahnya lagi, diduga ada sejumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi admistrasi namun tak memiliki pengalaman kepemiluan, dimana pengalaman kepemiluan menjadi salah satu ukuran timsel meluluskan peserta (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...