Ia meminta Ketua Unit Dharma Wanita Setda Sulsel agar aktif melakukan pembinaan terhadap istri-istri pegawai.
“Ayo bersama-sama, ketua unit harus aktif membina istri-istri pegawai. Bikin seminar mengenai hak dan kewajiban sebagai istri. Jangan sampai, ada istri tidak paham apa hak dan kewajibannya,” kata Lies, dalam sambutannya saat menghadiri Tausiyah, Dzikir, Doa dan Muhasabah Gempa dan Tsunami, yang dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/10).
Pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel ini juga menceritakan pengalamannya saat mendampingi suaminya, Prof Nurdin Abdullah, menjadi Bupati Bantaeng. Dimana dirinya turun langsung ke masyarakat, sehingga bisa menekan angka kematian ibu dan anak.
“Sekarang, setelah Bapak (Nurdin Abdullah, red) menjadi Gubernur Sulsel, saya diminta menurunkan angka kematian ibu dan anak secara keseluruhan. Dan ini bisa dilakukan jika kita semua bersama-sama,” tuturnya.
Ia juga mengundang seluruh yang hadir untuk mengikuti Doa dan Zikir dalam rangka Hari Ulang Tahun Sulsel, yang akan dilaksanakan di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (12/10).
“Tahun ini, HUT Sulsel kita tidak usah rayakan besar-besaran, cukup di paripurna saja. Kita rayakan dengan berdoa, supaya kita di Sulsel terhindar dari bencana,” tuturnya. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
This website uses cookies.