Categories: DaerahHukum

Mutu Kualitas Dinding Beton Rehabilitasi Sungai Alitta Pinrang, Di Pertanyakan, Ada Mainka?

TROTOAR.ID, PINRANG — Rehabilitasi jaringan irigasi ALitta, daerah irigasi Saddang kabupaten Pinrang menuia tanda tanya, pasalnya pengerjaan konstruksi rehabilitasi saluran alitta dengan pemasangan dinding beton diduga menyalahi perencanaan, mengingat mutu kualitas dinding beton yang dipasang dikerjakan secara “asal-asalan”

Sebab dinding beton yang dipasang oleh kontraktor pelaksana PT. Lembang Samudera Bersaudara, diuga dikerjakan tanpa didasari tingkat kualitas dan ketahanan beton.

Salah satu aktivis LSM Lembaga Pemantau Pemerhati pembangunan Daerah (LP3D) Kabupaten Pinrang Rifai Adnan mengaku, jika kualitas dinding beton yang digunakan dalam proyek yang bernilai 10.600.999.000,00 tersebut patutu mempertanyakan mengenia mutu beton yang digunakannya.

“Kalau kami melihat kualitas dinding beton yang di gunakan pada proyek yang bernilai 10 M tersebut, tidak akan bertahan lama, sebab dinding beton yang di pasang di duga dibuat “asal-asalan” sehingga dilihat kualitasnya tidak akan bertahan lama,” Jelas Rifai

OLeh Karena itu, dia menilai, ada dugaan manipulasi pengerjaan dalam rehabilitasi sungai Alitta tersebut, sebab berdasarkan dengan pengalaman dan pemahaman dirinya, jika dinding beton yang di gunakan pada rehabilitas sungai semua menggunakan yang diatur dalam perencanaan.

Oleh karena itu, dia berharap agar pihak Balai Besar Sungai dan Air Jenneberang bersama dengan lembaga tertentu untuk melakukan uji mutu dinding beton yang digunakan dalam proyek rehabilitas saluran Alitta.

“Kami berharap agar ada pengujian kualitas dinding beton yang di gunakan pada rehabilitasi saluran Alitta, sebab kami menduga ada dugaan jika dinding beton yang di gunakan melenceng dari perencanaan yang di tetapkan dalam proyek yang bernilai RP 10 Miliar tersebut,” Ulasnya

Bahkan LP3D juga akan mengajak pihak penegak hukum kejaksaan dan kepolisian untuk melakukan pengawasan akan proyek rehabilitasi, agar apa yang di takutkan tidak terjadi dan dinding yang digunakan dapat bertahan lama.( Rif)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Bangun Ekosistem Investasi Agribisnis, Bulukumba Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun…

2 jam ago

Tangani Puluhan Ribu Anak Tidak Sekolah, Gubernur Sulsel Jadi Contoh Nasional di Forum Bappenas

JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi…

2 jam ago

Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kota

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”,…

3 jam ago

Pemkab Barru dan Kodim 1405/Parepare Sosialisasikan Pembangunan Yonif TP, Warga Dilibatkan Bahas Lahan

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan…

3 jam ago

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Raker APEKSI Komwil VI, Dorong Kolaborasi Penanganan Sampah

KENDARI, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Asosiasi…

4 jam ago

Barru Naik Kelas, Raih Predikat BB dalam Reformasi Birokrasi 2025

BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatatkan capaian strategis dalam tata kelola pemerintahan dengan…

4 jam ago

This website uses cookies.