
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Puluhan Direktur Rumah Sakit Baik Milik Pemerintah dan Swasta yang ada di Sulsel menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
RDP yang di gelar di ruang rapat lantai dua gedung tower DPRD Sulsel tersebut guna membahas persoalan klaim tunggakan pembayaran yang di lakukan BPJS terhadap sejumlah rumah sakit
Bahkan berdasarkan jumlah butang BPJS ke sejumlah rumah sakit saat ini mencapai Rp150 miliar yang belum di bayarkan BPJS kepada pihak rumah sakit

“Dari data saya ini terdapat Rp150 Muar utang BPJS ke sejumlah Pihak Rumah Sakit yang belum di bayarkan, inilah yang di rapatkan bersama, ” kata Ja’far Sodding Politisi PKS.
Ja’far Sodding berharap dari pertemuan yang digelar bersama di harapkan dapat menemukan titik temu dari persoalan utang piutang antara rumah sakit dan pihak BPJS
Bahkan Anggota Dewa menyebutkan jika dari jumlah utang yang dimiliki BPJS di seluruh wilayah di Sulsel, agar segera di lunasi, supaya beban rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta bisa diringankan dengan beban utang yang dipikul oleh BPJS saat ini.
Ketua Komisi Eropa Kadir halid di kesempatan tersebut menyebutkan, persoalan klaim pembayaran BPJS kepada pihak rumah sakit, diakuinya sebagai persoalan yang terus terjadi, apalagi persoaln tersebut dianggapnya sangat ribet dan kompleks

“Persoalan ini semakin ribet, apalagi dijaman kepemimpinan sebelumnya adanya Kesehatan Gratis tidak ribet seperti ini, bahkan masyarakat cukup membawa KTP, untuk dapat berobat sekarang harus ke situlah ke sinilah yang membuat masyarakat kesulitan mendapat pelayanan kesehatan, ” ungkap Kadir Halid


Komentar