Nasional

Gubernur akan Siapkan Sekretariat Baru Bagi MUI Sulsel

Gubernur akan Siapkan Sekretariat Baru Bagi MUI Sulsel

TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) menerima audiensi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel AGH Sanusi Baco didampingi para pengurus MUI Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (15/3).

Ada beberapa poin pembahasan diantaranya terkait harapan MUI Sulsel meminta kantor sekretariat dan anggaran dana hibah. Mereka juga membahas terkait pengkaderan mubaliq dan juga persiapan menjelang Ramadan.

MUI menjelaskan, mereka saat ini masih berkantor di Masjid Raya, sebelumnya di Masjid Al-Markaz Al-Islami. Sebelumnya sempat akan dianggarkan, tetapi tanahnya belum tersedia. Terkait hal ini, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memberi tanggapan.

“Pertama kita bersyukur kita jadikan ajang memupuk silaturahmi. Saya menyimak beberapa harapan dari MUI, Pertama soal kantor,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah setuju terkait rencana penyediaan kantor baru untuk MUI Sulsel. Nurdin bahkan menginstruksikan jajarannya untuk mengecek aset Pemprov yang dapat dimanfaatkan. Jika memungkinkan gedungnya dibangun bertingkat.

Sementara itu terkait hibah, Nurdin menjelaskan ada yang tidak bisa diberikan berulang, namun ada juga yang bisa diberikan berulang. Untuk memastikan hal tersebut, akan dikonsultasikan ke BPKP.

“Karena MUI inikan mitra strategis pemerintah, bagaimana bisa berjalan jika tidak ada anggaran. Kalau ini bisa setiap tahun kita masukkan anggaran,” sebut Nurdin.

Nurdin menekankan Pemprov akan memperhatikan ulama dan berharap OPD/SKPD bisa bersinergi dengan MUI dalam menjalankan program. Misalnya saja dengan Biro Kesra serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel.

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Abdul Rahim Yunus menyampaikan terima kasih karena harapan mereka akan dipenuhi.

“Selama ini sekretariat ada di masjid dan dipinjamkan. Sekian lama kita memang mengharapkan ada sekretariat khusus, dan alhamdulillah Pak Gub sudah menjanjikan dan sudah menunjukkan lokasi,” ujarnya.

Abdul Rahim mengaku selama ini anggaran MUI hanya didapatkan melalui dana hibah namun tidak rutin per tahun. Inilah yang disisihkan untuk tahun depannya agar tidak habis. Dari pertemuan ini, Gubernur menginginkan dana bantuan tersebut dibuat rutin pertahun. Di tahun 2019 ini, mereka mendapatkan giliran memperoleh dana hibah setelah proposal disetujui.

“Kami juga berterima sejak (mantan gubernur) Prof. Amiruddin, kami jelang Ramadan selalu ada pertemuan dengan ulama. Untuk silaturahmi dan tali asih membahas Ramadan dan ini mau dibangkitkan kembali,” ujarnya.(*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

15 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

17 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

17 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

17 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

17 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

17 jam ago

This website uses cookies.