pemilu

KPU Kota Makassar – LAPAR Sulsel Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Milenial

TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kita Makassar bersama dengan LAPAR menggelar kegiatan sosialisasi Goes to Campus, Say No To Golput yang di gelar di Aula KH Muhammad Ramly, Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada 04 April 2019.

Komisioner KPU kota Makassar, Endang Sari dalam kegiatan tersebut mengatakan sosialisasi dan pendidikan pemilih gencar KPU lakukan. teman-teman mahasiswa sebagai generasi milenial termasuk penentu kemenangan nanti di Pemilu.

“Kenapa generasi milenial sangat kami sasar, karena saya pikir teman milenial bagian dari generasi yang sangat diperhitungkan suaranya”, katanya saat memberi sambutan di hadapan para peserta sosialisasi.

Dalam sosialisasi ini, dihadirkan dua narasumber, yakni Abdul Karim selaku penulis dan pengamat demokrasi, serta H. Zakir Sabara selaku akademisi.

Abdul Karim menegaskan penting partisipasi politik oleh generasi milenial, dan meninggalkan sikap apatis.

“Partisipasi itu penting. Anda harus independen dalam menentukan pilihan. Memilih golput itu besar resikonya. Mereka yg kelak kita pilih baik Calon Presiden dan anggota DPR adalah yg akan menentukan kebijakan politik. Partisipasi di kotak suara, sangat berkaitan dengan kebutuhan idealis dan pragmatis kita sehari-hari”, tegasnya.

Sementara itu, H. Zakir Sabara mengungkapkan manfaat memilih di pemilu 17 April nanti bagi kaum milenial, terkhusus para mahasiswa.

“Anda memilih dalam pemilu, anda yang akan menerima manfaatnya. Khususnya ketika kalian sarjana, misal mengenai lapangan kerja, kebijakan ekonomi dan seluruh kebijakan lainnya. Itu akan ditentukan oleh hasil pemilu kali ini”, ungkap Dekan Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia ini.

Sosialisasi kali ini menghadirkan 100 mahasiswa Universitas Muslim Indonesia. Diharapkan sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Di mana menurut hasil pemetaan angka partisipasi di tingkat kecamatan se-kota Makassar yang dilakukan oleh KPU kota Makassar, daerah yang partisipasi rendah adalah daerah sekitar kampus. Wilayah tempat berdirinya UMI menjadi daerah nomor dua daerah terendah dalam partisipasi. Hasil FGD KPU Kota Makassar mengambil kesimpulan daerah kampus keterlibatan mahasiswa sangat kurang.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Relokasi PKL atau Penataan Kota? Langkah Pemkot Makassar Uji Keseimbangan Ketertiban dan Ekonomi Rakyat

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mulai menutup babak panjang aktivitas pasar tumpah di Jalan…

2 jam ago

Musda Golkar Sulsel Tertunda: Ujian Soliditas dan Arah Konsolidasi Menuju Kebangkitan Partai

MAKASSAR, Trotoar.id — Belum ditetapkannya jadwal Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan oleh Dewan…

2 jam ago

Tinjau Proyek Jalan di Perbatasan Soppeng–Wajo, Legislator Pastikan Pengawasan APBD 2026 Berjalan Optimal

SOPPENG, TROTOAR.ID —Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Supriadi Arif meninjau langsung pelaksanaan Proyek Multiyears perbaikan…

3 jam ago

Makassar Kini Punya Layanan SIM C1, Munafri Ajak Komunitas Motor Tertib Berkendara

MAKASSAR, TROTOAR.ID - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir dan meresmikan langsung layanan penerbitan Surat…

4 jam ago

Ketua DPRD Sulsel Hadiri Sertijab Danlanud Sultan Hasanuddin

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan ramah tamah…

22 jam ago

Reses di Pampang, Warga Curhat ke Hj Umiyati Soal Sapi Berkeliaran

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, kembali melaksanakan reses masa persidangan ketiga…

22 jam ago

This website uses cookies.