Gubernur Minta Masukan Dewan Pendidikan Sulsel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 16 April 2019 13:10

Gubernur Minta Masukan Dewan Pendidikan Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Pengurus Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan audiensi dengan Gubernur HM Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (15/4) malam. Gubernur menerima langsung Ketua Dewan Pendidikan Sulsel, Adi Suryadi Culla bersama 10 orang pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan tentang dunia pendidikan di Sulsel. Nurdin Abdullah banyak menyampaikan berbagai persoalan pendidikan pada mereka, dan meminta feedback berupa solusi yang dapat diterapkan.

Beberapa hal yang disampaikan Nurdin Abdullah diantaranya terkait UNBK, sarana prasarana, penempatan guru dan kepala sekolah, termasuk persoalan pemenuhan gizi anak usia dini.

“Saya kalau masalah pendidikan kita harus serius,” kata Nurdin Abdullah.

Yang terus diupayakan oleh Pemprov Sulsel saat ini, adalah ketersediaan lapangan kerja dan kualitas luaran. Dimana diharapkan triple helix, yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha dan dunia pendidikan, dapat bersinergi.

“Yang lebih penting lagi PR kita, lapangan kerja dengan luaran (lulusan) kita. Makanya saya mau, dunia pendidikan, pemerintah dan dunia usaha bersinergi,” ungkapnya.

Ia menginginkan, mahasiswa tingkat akhir secara otomatis dapat magang, baik di pemerintahan atau perusahaan, tanpa harus terlibat dengan urusan pemberkasan atau mengajukan permohonan magang dengan rumit.

“Kita harus duduk bersama. Kita rumuskan bersama yang bisa menjadi rekomendasi Sulsel,” harapnya.

Sementara, Adi Suryadi Culla, menyampaikan, kedatangan Dewan Pendidikan Sulsel sebagai mitra, memberikan pertimbangan kepada pemerintah. “Kita silaturahmi sekaligus mendengarkan arahan,” ucapnya.

Pasca pengalihan tanggung jawab dan kewenangan SMA/SMK ke Provinsi, Adi Suryadi menyarankan sejumlah kebijakan untuk dibenahi. Khususnya untuk koordinasi Pemerintah Provinsi Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota.

Hal lain yang juga mereka bicarakan, terkait permohonan Dewan Pendidikan Sulsel untuk sekretariat pengurus yang lebih representatif dari sebelumnya. Saat ini berada di Kompleks Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, terpisah dari gedung utama, berada di bagian belakang dekat dengan kantin.

Terkait hal ini, Gubernur menyampaikan, selain harus dibuat representatif, juga harus menyatu dengan gedung utama. Agar diskusi dapat terjalin, inovasi terus bisa dikembangkan serta memberikan masukan-masukan lebih mudah. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Oktober 2026 15:07
Golkar Sulsel Tetapkan Musda Golkar Maros 2 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai G...
Metro20 Oktober 2026 12:54
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Bali Tech Week 2026, Makassar Perkuat Peluang Kolaborasi Digital
BALI, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung di Bali Beach Con...
Metro20 Oktober 2026 12:17
Appi Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Kinerja Jadi Penentu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperpanjang masa perjanjian kerja 6.472 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Wa...
Politik20 Oktober 2026 12:01
IAS Wanti-wanti Musda Golkar Sulsel: Jangan Paksa Konsensus, Jaga Soliditas Kader
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi dan solid...