Periksa Staf PT Kakanta dan Waskita, KPK Sita Dokumen Pembangunan Kampus IPDN di Gowa

Suriadi
Suriadi

Jumat, 03 Mei 2019 05:58

Gedung KPK (int)
Gedung KPK (int)

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada pembangunan gedung Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berlokasi di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Pembangunan gedung perkuliahan tersebut menggunakan anggaran APBN tahun 2011. dalam kasus tersbeut penyidik KPK juga telah menyita sejumlah dokumen terkait dugaan suap pembangunan di Kampus tersebut.

“Saat ini penyidik telah menyita sejumlah dokumen terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung IPDN di Kabupaten Gowa,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi, KPK, Yuyuk Andriati, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin

Penyitaan dokuemn dilakukan tim penyidik KPK setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejum;ah pihak termasuk staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya Setiadi Pratama serta staf PT Kakanta Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa.

Keduanya diperiksa KPK sebata sebagai saksi untuk mantan Kepala Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelola Aset (AKPA) Setjen Kemendagri, Dudy Jacom (DJ) yang saat ini berstatus sebaai tersangka dalam kasus tersebut.

“Dokumentersebut disita setalah peyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi yang juga staf di PT Waskita Karya dan PT Kakanta,” Tambahnya dilansir suara.com

Dokumen yang disita KPK juga nantinya akan didalami untuk meneliti hasil temuan KPK dalam mengembangkan kasus suap pembangunan gedung IPDN di Kabupaten Gowa.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 22:56
Maulid KKDB, Appi Tekankan Pendidikan Adab Harus Dimulai dari Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya memperkuat pendidikan adab dan karakter anak sejak dari lingkungan ...
Metro30 Agustus 2026 22:52
Resmikan Masjid Maradekaya, Appi Minta Masjid Tak Sekadar Megah tapi Harus Ramai dan Jadi Pusat Pembinaan Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Masjid Maradekaya tidak berhenti sebagai bangunan ibadah yang megah, tetapi bena...
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...