TROTOAR.ID,MAKASSAR– Badam Kepegawaian Daerah (BKD) kota Makassar berjanji akan menindakntegas pegawai honorer yang malas berkantorndan sering bolos di jam kerja
Hal tersebut diungkapkan setelah adanya kabar sejumlah Honorer lingkupnpemkot Makassar yang bertugas di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar dianggap malas masuk kantor atau ogah-ogahan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pegawai.
Dimana, lima pegawai honorer lingkup Disperindag Kota Makassar jarang masuk kantor, namun tetap menerima gaji via rekening sebagai upah kerja yang bahkan tak pernah mereka lakukan.
Namun kabar tersebut di tepi oleh kepala dinas Perindustrian dan perdagangan, dimana diaenganggap kelima pegawainya rajin
“Kenapa memang apa yang mau dikoreksi ketidak hadiaran teraebut” jawab Kadisperindag Neilma Palamba, Senin (20/5/2019).
Lanjut kata Nielma bahwa memang ada pegawai yang baru masuk akan tetapi dia tetap rajin katanya.
Menyikapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar, Andi Siswanta mengatakan, Pihaknya sudah tidak mendapatkan laporan terkait pegawai honorer yang malas, akan tetapi dirinya akan tetap melakukan Kros cek terlebih dahulu.
Setahu saya semua kadisnya sudah tidak mengusulkan lagi kalau ada honorer yang malas, Nanti dicek kebenarannya, karena setiap laporan harus di cross cek, “pungkasnya. (Rin)
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan…
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya penanganan stunting melalui kampanye…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya penanaman…
This website uses cookies.