
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Minimnya rialisasi anggaran APBD yang terjadi selama pemerintahan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman yang cuma 6 persen mendapat respon oleh penggiat ekonomi di Sulsel
Hingga Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan (Sulsel) Zulkarnain Arief menilai jika perlambatan tersebut tidak lepas dari kegaduhan yang terjadi di pemeintahan
Sehingga harapannya pemerintah provinsi dapat merespon hal tersebut dengan cepat, bukan dengan menambah kegaduhan yang terjadi, mengingat hal tersebut akan berdampak luas pada perekonomian masyarakat.

“Masa dari sekian lama menjabat realisasi anggaran cuma segitu, kasihan rakyat yang terkena dampaknya, mana lagi yang tidak berputar yang jelas akan menghambat perekonomian, ” Jelasnya
sehingga dia berharap pemerintah provinsi untuk dapat fokus padal pergerakan ekonomi buka menghabiskan energi dan berputar-putar pada kegaduhan yang terjadi
Bahkan dikatakannya jika salah satu mengapa DPRD mengambil sikap mendorong hak angket semua tidak terlepas dari kegaduhan dan berdampak melemahnya perputaran ekonomi yang melambat
Namun dirinya juga menilai, agar hak angket yang telah di sahkan tidak menganggu laju
perekonokian yang saat ini sudah melambat akibat dari kegaduhan yang terjadi pada pemerintahan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman



Komentar