Nasional

Panitia Sidang Hak Angket, Sebut Bustanul “Rampas” Jabatan

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Anggota Panitia sidang hak angket dibuat tercengang setelah mengetahui Bustanul Arifin belum pernah sekalipun mengikuti Pelatihan Kepemimpinan (Latpim) namun mampu menduduki jabatan “basah” di pemprov Sulsel. 

Jabatan basah yang diduduki oleh Bustanul adalah sebagai Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD)  Samsat kelas I Makassar. 

Hingga sejumlah panitia sidang hak angket mencecar sejumlah pertanyaan seputar kepangkatan dan sistem penempatan pejabat eselon pada pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. 

“Luar biasa sekali ini terperiksa, mampu menduduki jabatan eselon III tapi belum pernah ikut latpim dan pangkat baru 3C, dan menduduki jabatan strategis,” Kata Fachruddin Rangga.

Hingga politisi partai Golkar ini menilai jika ASN pindahan dari Kabupaten Bantaeng tersebut, memiliki kekuatan super, hingga mampu menggeser posisi sejumlah pejabat yang berprestasi dan memiliki pangkat lebih tinggi dari dia. 

Ragga juga tidak habis pikir, praktek yang dilakukan Bustanul dalam menempatkan orang-orang dalam jabatan eselon III dan IV, semuanya saja. 

“Kalau terperiksa ini mau jabatan apa saja, saya rasa dia bisa melakukannya,  buktinya sekarang dia mengatur-atur dimana pejabat dia mau tempatkan, ” Jelas Rangga. 

Apalagi posisi dirinya sebagai ASN yang baru 9 tahun bertugas, sudah bisa melakukan apa saja semuanya, termasuk menggeser pejabat ASN yang memiliki prestasi dan dan lebih senior dari dirinya. 

“Saya tidak habis pikir siapa yang menjadi patronnya sehingga bisa melakukan mutasi dan menggeser,  orang-orang yang berprestasi, 

Sehingga dengan penjelasan Bustanul dalam sidang panitia hak angket menganggap jika Bustanul adalah orang yang memiliki peran penting dalam mutasi 193 pejabat eselon III dan IV, termasuk keterlibatannya dalam merumuskan susunan pejabat yang ada dalam SK 193 yang kemudian direvisi  menjadi 188.

Sementara itu, anggota panitia sidang Hak angket dari fraksi partai Demokrat Januar Jaury Darwis menganggap jika salah satu kelebihan Bustanul dirinya mampu menempatkan dirinya sebagai kepala UPTD Samapta tanpa mengacu pada akan sadar dadar kepangkatan dan sistem yang mengatur tentang posisi jabatan di pemerintahan.

“Apakah pangkat kamu sudah memenuhi syarat untuk menduduki jabatan kamu saat ini, dan apakah kamu tahu pangkat dan prestasi orang yang kau gantikan,” Pungkad Januar Jaury. (Upi)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran…

2 hari ago

Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan…

2 hari ago

Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis…

2 hari ago

Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern…

2 hari ago

Wabup Sidrap Buka PIAUD Expo II, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Islami Sejak Dini

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, resmi membuka kegiatan Pendidikan Islam Anak…

2 hari ago

Turnamen Gel Blaster Sidrap Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Tekankan Peran UMKM

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Turnamen Gel Blaster…

2 hari ago

This website uses cookies.