Kriminal

Korban Pengeroyokan Minta Kepastian Hukum Ditegakkan

TROTOAR.ID,MAKASSAR – Polsek Biringkanaya dinilai lamban tangani kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum yang mengaku anggota Polisi, terhadap salah seorang anggota aktifis Anti Korupsi di Makassar.

Yusri Paneddu (41) yang merupakan korban pengeroyokan menceritakan kronologis kejadian saat dirinya hendak balik kerumahnya dijalan Boulevard Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bulorokeng, Kecamatan Biringkanaya, Jumat 12 Juli 2018 sekitar pukul 01.00 Wita.

Namun, ditengah perjalanan ia mengaku di keroyok oleh beberapa oknum yang diduga mengaku anggota polisi. akibat pegeroyokan itu pula, Korban yakni Yusri mengalami luka lebam di pundaknya.

“Saya dari rumah keluarga di Maros. Dalam perjalanan pulang mengendarai motor tepatnya di depan gerbang Perumahan Villa Mutiara Garden, saya diteriaki oleh beberapa orang yang mengaku oknum Polisi,” ucap Yusril dalam keterangan persnya yang berlangsung di sebuah warung kopi (warkop) di Makassar, Rabu (31/7/2019).

“Saat saya coba mempertahankan diri, tiba-tiba satu diantara pelaku acungkan senjata mengarahkan ke saya dan bilang jika dia anggota Polisi. Saya tak melawan tapi tetap dipukuli oleh mereka. Punggung saya luka dan itu ada visumnya,”ungkapkan.

Atas kejadian itu, dirinya pun mengaku telah melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Biringkanaya. dengan LP Nomor: 1647/VII/2019/Polrestabes Makassar/Polsek Biringkanaya tertanggal 13 Juli 2019, akan tetapi, kata Yusri sampai saat ini dirinya belum mendapatkan kepastian hukum yang ia laporkan.

“Saya sudah laporkan ke Polsek Biringkanaya Makassar, tapi penanganannya lamban sudah tiga pekan tak ada kepastian hukum,” kata Yusril.

“Sementara bukti visum dari rumah sakit saya sudah serahkan dan itu sesuai petunjuk penyidik. Tapi kenyataannya kasus saya malah berjalan lamban,” tambah Yusril.

Disamping itu, Kapolsek Biringkanaya, Kompol H. Ashari yang dikomfirmasi melalui pesan WatsApp, Kamis (1/8/2019) mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan saksi.

“Kasus tersebut masih berproses, sementara keterangan saksi-saksi dikumpulkan untuk proses lanjut ke tahap penyidikan, “jelasnya. (rin)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

PDI Perjuangan Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Wujud Kesalehan Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…

1 jam ago

Munafri–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Karebosi, Serukan Kepedulian Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…

3 jam ago

Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Presiden, Munafri Apresiasi Bantuan Prabowo untuk Warga Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…

3 jam ago

Patudangi Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…

3 jam ago

Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan

Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…

15 jam ago

Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik

Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…

15 jam ago

This website uses cookies.