Bertemu Pimpinan KPK, Pansus Hak Angket Laporkan Perjalanan Dinas Fiktif NA dan TGUPP

Suriadi
Suriadi

Kamis, 08 Agustus 2019 17:10

Anggota dan Ketua Pansus Hak Angket DPR Sulsel melakukan Pertemuan Dengan Pimpinqn KPK Basaria Panjaitan dan Pahala Nainggolang
Anggota dan Ketua Pansus Hak Angket DPR Sulsel melakukan Pertemuan Dengan Pimpinqn KPK Basaria Panjaitan dan Pahala Nainggolang

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pansus hak angket DPRD Sulsel akhirnya menemui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung merah putih Kuningan Persada jakarta Selatan kamis 8 Agustus 2019.

Pertemuan antara Pansus damnpimpjnan KPK, di pimpin langsung oleh ketua Pansus Kadir Halid beserta dengan sejumlah anggota Pansus Hak Angket yang ikut pada pertemuan tersebut. 

Ketua pansus hak angket Kadir halid menyebutkan pada pertemuan tersebut mengungkapkan sejumlah temuan dalam sidang hak angket di sampaikan di hadapan Pimpinan KPK yang menemui rombongan pansus hak angket. 

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel Bersama Wakil Ketua KPK bidang Pencegahan Pahala Nainggolan Menjawab Pertanyaan Sejumlah Awak Media di Gedung KPK , Kamis 8 Agustus 2019

“Semua yang menjadi temuan  dan fakta persidangan kami sampaikan kepada Pimpinan KPK, termasuk dugaan perjalanan dinas Fiktif gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ke Jepang,” Kata Kadir Halid usai melakukan pertemuan. 

Selain menyinggung soal perjalanan dinas fiktif Gubernur bersama dengan TGUPP, pansus hak angket juga menyampaikan, adanya dugaan kebocoran anggaran hingga miliaran rupiah yang dihasilkan dari adanya SK Pokja yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 

Hingga pansus mengkonfirmasi secara langsung terkait rekomendasi Korsupgah KPK untuk melakukan pergeseran pejabat OPD, yang tetap mengacu pada perundang-undangan. Khususnya mengacu pada UU  ASN, dan PP 53 TH 2014.

“Semua apa yang menjadi temuan kuta dalam sidang hak angket kita sampaikan ke KPK, termasuk perjalanan fiktif Gubernur Sulsel serta travel milik gubernur yang digunakan untuk mengatur seluruh perjalanan dinas Gubernur ke luar negeri dan dalam negeri,” Kata Kadir Halid 

Sementara itu Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan yang menerima pansus hak angket menyatakan, pihaknya juga cukup berkepentingan dalam pertemuan tersebut. 

Bahkan wakil ketua KPK bidang pencegahan mengakui  jika KPK sebelumnya memberikan rekomendasi secara lisan kepada inspektorat untuk melakukan pencegahan yang lebih kuat di Sulsel. 

“Ke semua daerah juga kami rekomendasikan. Hal itu yang sekarang dikonfirmasi pansus apa benar? Ya kami rekomendasikan secara lisan. Tapi soal prosedur soal administrasinya seperti apa, itu bukan KPK wilayahnya,” ujar Pahala seperti dikutip dari Detikcom.

KPK juga mengakui adanya temuan yang didapat di pemprov Sulsel terkait  adanya perjalanan dinas yang fiktif hingga pengangkatan sejumlah pejabat di yang tidak sesuai aturan yang diatur dalam UU. 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Juni 2026 19:26
Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di tingkat DPRD provin...
Nasional06 Juni 2026 19:15
Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah
JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja pene...
News06 Juni 2026 18:00
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di Lingkungan Matalallang, Kelurah...
Daerah06 Juni 2026 17:57
Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter Party XIX 2026 yang digelar d...