Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Menjadi Terperiksa Dalam Sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel nenerapa Waktu Lalu
Gubernur SUlsel Nurdin Abdullah
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mulai angkat bicara soal rekomendasi pemakzulan yang dikeluarkan pansus hak angket.
Dia menganggap apa yang dilakukan pansus hak angket merupakan hal yang terkesan dipaksakan, dan untuk memuaskan nafsu politik belakang.
Bahkan Nurdin menyebut jika DPR ingin mengganti Gubernur, tidak usah buat hal-hal yang menghebohkan, cukup dengan menyurat saja , DPRD sudah tidak setuju.
“Kalau mau ganti gubernur tidak usah buat hal yang menghebohkan, , surati saja ‘pak gubernur mundur, DPR sudah tidak setuju’, kan gitu,” ucap Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (16/8/2019).
Nurdin juga menganggap upaya DPRD melakukan pemakzulan, dianggapnya tidak diatur dalam UU yang mengatur mekanismenya melalui pansus hak angket
“Apa ada sekarang UUD pemakzulan? Itu hanya nafsu politik saja. Jadi jangan kita bekerja ambil semua perannya penegak hukum, ambil perannya eksekutif, ambil perannya jaksa,” ucapnya seperti dikutip. Sulselekspres.com
Nurdin juga menyinggung soal langkah pansus hak angket menggalang donasi untuk membiayai proses sidang hak angket tidak perlu dilakukan, Karena sidang hak angket yang digulirkan DPRD dibiayai oleh APBD, sebab hak angket sudah tertuang dalam aturan dan UU
Diketahui, sebelumnya, Pansus hak angket memasang kotak donasi yang dipajang di depan Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) lantai II Gedung DPRD Sulsel pada 12 Agustus 2019 lalu. Galang donasi itu dimaksudkan untuk membiayai kebutuhan sidang panitia hak angket.
Sidang hak angket sendiri telah selesai pada Jumat dini hari. Dalam kesimpulan yang dibacakan Ketua Pansus, Kadir Halid mengatakan akan mengusulkan hasil sidang hak angket ke aparat penegak hukum, KPK, Kejaksaan, dan kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Serta mengusulkan dilakukan pemberhentian melalui. Buktikan hukum di Mahkamah Agung terkait sejumlah UU yang dianggap dilanggar mantan bupati bantaeng dia periode. (***)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.…
This website uses cookies.