Rupanya Rahmat Taqwa Bekas Kuasa Hukum Kijang

0
98

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Rahmat Taqwa caleg terpilih yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar yang diamankan polisi di kabarkan merupakan kuasa hukum dari Bandar Narkoba Syamsul Rijal alias Kijang yang di bonus bebas beberapa waktu lalu. 

Kabar tersebut berhembus di kalangan media, yang menyebutkan Rahmat Taqwa yang mengawal proses hukum Kijang hingga  hakim PN Makassar memvonis bebas terdakwa. 

Hingga Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, jika tersangka penyalahgunaan narkoba yang juga mantan kuasa hukum Syamsul Rijal alias Kijang.

Baca Juga  Peneliti LIPI Sebut SYL Layak Masuk Kabinet Jokowi-MA

“Rahmat ini perna menjadi kuasa hukum dari Syamsul Rijal alias Kijang bandar narkoba yang divonis bebas beberapa waktu lalu,” Kata Dicky 

Dicky juga menyebutkan dalam penangkapan Taqwa di rumahnya polisjnmenemukam barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,4 gram. 

Rahmat juga lanjutnya adalah orang yang selama ini diintai, sehingga pihak kepolisian menunggu momentum tepat untuk menangkap pelaku. 

Baca Juga  Kejati Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi DAK

“Kita mencari momen waktu yang tepat untuk meringkusnya, kalau menangkap tidak ada barang bukti, tidak cukup kuat apalagi tersangka ini pernah mendampingi kasus bandar narkoba,” Lanjutnya. 

Hingga ditegaskan jika rahmat akan mendekam di penjara, dan pihak kepolisian juga menilai kasus rahmat tidak dapat mengajukan assessmen , sebab a tersangka diamankan bersama dengan barang bukti. 

“Untuk Asesmen sepertinya tidak dapat dilakukan, karena tersangka diamankan dengan barang bukti, dan telah diincar, ” Katanya 

Baca Juga  56 anggota Komisi III Voting Pilih Lima Capim KPK

Dia menegaskan jika pihak kepolisian juga akan terus mendalami kasus Rahmat, unru mencari tahu asal usul barang bukti yang digunakan tersangka.

“kita juga akan mencari tahu asal usul barang haram yang dikonsumsi tersangka,” Jelasnya 

Diketahui Rahmat Taqwa merupakan caleg PPP yang sebentar lagi akan dilantik di DPRD Kota Makassar, dan diciduk polisi pada selasa 19 Agustus 2019, dan kini Rahmat telah ditetapkan tersangka untuk selanjutnya diproses guna mempertanggung jawabkan perbuatannya