TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ratusan Mahasiswa di Kota Parepare menduduki Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) hingga mengobrak abrik isi Gedung wakil rakyat tersebut.
Hingga mahasiswa dan Staf Sekretariat DPRD Kota Parepare, saling kejar lantaran mereka dilarang menaiki meja mimbar di ruang sidang paripurna DPRD
Larangan tersebut membuat para mahasiswa emosi dan akhirnya merusak sejumlah fasilitas yang ada di ruang sidang paripurna DPRD Parepare.
Dalam aksinya mahasiswa menyuarakan penolakan Revisi UU KPK dan penolakan RKUHP dan kenaikan BPJS, hingga para mahasiswa menganggap kebijakan pemerintah justru akan mengebiri rakyat atas kebijakan revisi UU yang dilakukannya
Massa aksi juga meminta Presiden untuk mengeluarkan perlu UU KPK serta menolak segala bentuk rancangan UU yang dilakukan pemerintah bersama DPR.
Mahasiswa juga meminta agar mereka di temui pimpinan DPRD untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi yang mereka kawal bersama dengan sejumlah mahasiswa di beberapa daerah (***)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
This website uses cookies.