TROTOAR.ID, MAKASSAR — Banyak orang menaruh harapan besar terhadap pemuda di bangsa ini, termasuk di momentum hari Sumpah pemuda banyak yang menaruh harapan besar bagi pemuda sebagai penerus bangsa.
Salah satunya Politisi Partai Golkar Taqwa Husler menganggap peringatan hari sumpah pemuda tahun ini harus menjadi haruslah menjadi spirit, renungan menghadapi perubahan zaman kian pesat bagi pemuda khususnya di luwu raya
“Momentum peringatan hari sumpah pemuda harus menjadi spirit kebangkitan pemuda dalam membangun daerah dan bangsa, sebab pemuda adalah penerus masa depan bangsa,” kata Taqwa Husler selaku anggota DPR Provinsi Sulsel dapil 11 ini yang mencakup luwu raya.
Iya menambahkan bahwa 28 Oktober bukanlah hanya sekedar seremonial. Bukan sekedar upacara bendera bagi anak SMA, Pemuda atau teman-teman PNS di hari Senin, atau bahkan sekadar membanjiri media sosial dengan ucapan dan bermacam unggahan normatif belaka.
Wajib hukumnya bagi kita, untuk melakukan refeksi diri dan evaluasi terhadap peran dan fungsi pemuda, termasuk generasi milenial, dalam menghadapi tuntutan zaman dan globalisasi yang ada di depan mata.
Perlu kita sadari, bahwa Indonesia sedang memasuki era baru demografi yang lebih dikenal sebagai era bonus demografi.
Hal itu terjadi akibat berubahnya struktur umur penduduk yang ditandai dengan menurunnya rasio perbandingan antara jumlah penduduk nonproduktif (usia kurang dari 15 tahun dan 65 tahun ke atas) terhadap jumlah penduduk produktif (usia 15-64 tahun).
Menghadapi bonus demografi haruslah disikapi dengan kerja kolektif dari berbagai elemen bangsa.
Pemuda sebagai generasi penerus sudah seharusnya mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menerima estafet dari generasi pendahulu. Kita tentu paham, bahwa kehidupan pemuda tak hanya melulu belajar.
Dia mengaku harus ada keseimbangan di sana selayaknya slogan buku, pesta, dan cinta yang terasosiasi pada kehidupan pemuda. Namun, dengan adanya kesadaran akan momentum bonus demografi, diharapkan di tengah keriangan milenial dalam menjalani kehidupan masa muda, para pemuda tetap menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus. Mereka harus sadar, bahwa 15-20 tahun ke depan pemudalah yang memegang peran penting atas bangsa Indonesia.
Pemuda sekarang akan menjadi generasi pelanjut bangsa. Disisi lain, bangsa ini akan menggapai masa Indonesia emas 2045. Oleh karena itu, spirit dan komitmen pemuda dalam memajukan bangsa menjadi sebuah keharusan
“Cita-cita para pendiri bangsa haruslah melekat dalam sanubari pemuda dan demi masa depan bangsa yang lebih baik. Jika pemuda hebat, maka Indonesia kuat, ” Jelasnya
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…
This website uses cookies.