Mentan dan Sofyan Djalil Bertemu, Ini yang Bahas

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 31 Oktober 2019 17:09

Mentan dan Sofyan Djalil Bertemu, Ini yang Bahas

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo menggelar pertemuan bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang  Badan Pertanahan Sofyan Djalil. 

Dalam pertemuan tersebut, untuk membahas program mensinergikan data luas lahan persawahan, sehingga tidak ada lagi perbedaan data terkait jumlah area persawahan 

“Awal Desember kami akan sepakati bersama data akhir yang digunakan. Tidak ada lagi istilah data-data berbeda. Data pertanian hanya ada satu,” ungkap Syahrul  dikutip Jpnn.com 

Namun untuk mendukung penyesuaian data kata -Syahrul Kementerian Pertanian dan Menteri Angkatan ATR/BPN akan Sama-Sama melakukan verifikasi data di sejumlah wilayah. 

Baca Juga  SYL: Saya Orang Bugis Makassar, Jangan Ada Stigma Menghakimi Saya

Tidak hanya dua kementerian yang akan melakukan verifikasi, akan tetap Kementan juga akan melibatkan  Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Perbedaan terjadi karena kita menggunakan citra satelit sehingga ada bias. Kita sekarang sudah satu data, kita akan menggunakan citra satelit dengan deviasi rendah dengan demikian kesalahannnya bisa kita perhitungkan,” papar Syahrul.

Baca Juga  Dilantik Jadi Mentan, SYL ingin Impor Pangan di Hentikan

Bahkan mantan gubernur Sulsel dua periode tersebut berjanji akan mengawal  secara langsung proses verifikasi data dan hasil akhir nantinya akan menjadi dasar pengunaan dalam perumusan kebijakan pembangunan di sektor pertanian 

Dia menegaskan penyesuaian data ini bukan main-main sebab aap yang akan dilakukannya terkait dengan kebutuhan pangan 267 juta penduduk Indonesia yang pangannya harus terse$ia setiap saat 

“Dampak dari data akhir akan sangat besar, baik terhadap petani maupun masyarakat luas. Jadi kita tidak boleh main-main. Apalagi ini menyangkut kebutuhan pangan 267 juta rakyat Indonesia,” ujar SYL.

Baca Juga  Dari Cibiran dan Tertawaan, Kini Syahar Raih Penghargaan Adi Bhakti Tani Nelayan

Berdasarkan perhitungan tahun 2018, Lahan Baku Sawah Nasional seluas 7.105.145 hektare, berkurang 645.854 hektare dibandingkan Lahan Baku Sawah tahun 2013 seluas 7.750.999 hektare. Tetapi Sofyan memastikan perhitungan tersebut akan berubah.

“Kami sudah punya data, tapi tidak akan merilis sebelum teman-teman memfinalkan hasilnya. Kami memastikan akan penambahan, tapi untuk hasil akhirnya mari kita tunggu keputusan rapat bersama,” tegas Sofyan.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...