JMS Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman Puang Makka

    0
    218

    TROTOAR.ID, MAKASSAR — Bakal calon bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS) menghadiri maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Mursyid Tarekah Jam’iyah Khawatiyah Yusuf Al-Makassary, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka, Makassar, Ahad, 10 November 2019.

    JMS, yang juga Alumnus Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar berpandangan, bulan Rabiul Awwal merupakan bulan bersejarah bagi umat manusia, khususnya pemeluk agama Islam.

    Baca Juga  Reses, Arum Spink Sisir Kaum Millenial Bulukumba

    “Di bulan Rabiul Awwal ini, Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Olehnya, mari menjaga komitmen keislaman kita, dengan memperbanyak bershalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW,” katanya.

    Ia menyebut, Rasulullah SAW adalah rahmat bagi seluruh alam semesta, sekaligus revolusioner sejati dalam sejarah peradaban umat manusia.

    “Alquran menjelaskan bahwa Muhammad diutus ke muka bumi menjadi Rahmatan Lil Aalamiin. Selain itu, Nabi Muhammad meletakkan dasar pemerintahan ketika membangun masyarakat Madina,” ujar pria yang dikenal memiliki pengetahuan agama mumpuni.

    Baca Juga  Soal Pilkada Bulukumba, MRP: Saya Siap Jalankan Perintah Partai

    Menurut JMS, masyarakat Madina adalah masyarakat yang berkeadilan, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan persamaan manusia, yang hidup secara rukun dan damai.

    “Jika kelak ditakdirkan Allah SWT memimpin Bulukumba, tentu kita berharap dapat mengikuti cara-cara Nabi Muhammad SAW mengelola pemerintahan” jelas mantan Tenaga Ahli Menteri Sosial tersebut.

    “Semoga maulid bukan hanya dijadikan momentum seremonial, tapi lebih dalam meneladani Nabi Muhammad SAW pada semua aktivitas kita,” pinta JMS penuh harap.

    Baca Juga  Sinjai Raih Penghargaan Sebagai Daerah Kepemilikan Akta Kelahiran Anak Tertinggi di Sulsel

    Sekadar diketahui, acara maulid itu juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agawa Wilayah Sulawesi Selatan, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan, serta tamu undangan lainnya. (***)