TROTOAR. ID, MAKASSAR — Langkah Theofilus Allorerung untuk kembali maju di pilkada serentak 2020 mendatang tampaknya tidak sendiri, dimana sejumlah kerabat dan relawan dan tokoh masyarakat mendukung langkahnya kembali mempunyai Tana Toraja
Mengingat pada masa periode 2010-2015, kepemimpinan Theofilus cukup membanggakan, namun pada pilkada 2015-2020 dirinya kalah dari lawan politiknya yang sekarang juga ikut menjadi kandidat.
Theofilus kepada media mengungkapkan, langkahnya untuk maju kembali di pilkada Tator, karena permintaan masyarakat yang menginginkan dirinya kali memimpin Tana Toraja dengan ikut bertarung di pilkada 2020.
“Saya tegaskan saya kembali mau di pilkada karena permintaan masyarakat yang menginginkan saya maju, di pilkada apalagi selama ini kata dia dukungan itu datang dari orang-orang yang dulunya mendukung incumbent, ” Jelasnya
Dia menambahkan, antusias lawan politiknya untuk bergabung dengan dirinya menyongsong kesuksesan Tana Toraja untuk pilkada 2020 untuk mencari figur pemimpin daerah yang benar-benar mampu mensejahterakan masyarakat Tana Toraja.
Meski pada pilkada 2015, dirinya kalah, namun antusias masyarakat yang sudah merasakan kepemimpinannya sejak 2010 hingga 2015 menginginkan dirinya untuk kembali maju, apalagi sejumlah masyarakat saat ini tetap setia pendukungnya.
Theofilus Allorerung menceriakan dirinya saat memimpin lima tahun yang lalu, dirinya mampu menghadirkan kebijakan yang yang berpihak kepada rakyat dan mampu melunasi warisan utang daerah kepada dirinya yang berjumlah milyaran rupiah hingga mewariskan dua karya besarnya yang kini telah mendunia.
“Banyak yang baru sadar jika memilih tidak harus asal-asalan, melainkan memilih pemimpin harus didasari dengan keyakinan dan kemampuan figur dalam melakukan tata kelola sebuah daerah, ” Jelasnya (***)




Komentar