Categories: News

Selain Ancam Pulangkan TKA, HMI Minta Pemerintah Hentikan Kerjasama Dengan China 

TROTOAR.ID, KENDARI – Ratusan Masa yang tergabung dalam Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, Badko HMI Sulawesi Tenggara menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus Dugaan Pelanggaran HAM yang dialami etnis Uyghur di Xianjiang China,

Dalam Orasinya Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Kendari, Ujang Hermawan mengatakan bahwa Terlepas mereka adalah muslim, Etnis Uyghur merupakan bagian dari masyarakat China.

Sehingga pemerintah China mestinya melindungi segala hak rakyatnya, memberi perlakuan yang sama seperti penduduk China daerah-daerah lainnya. 

Bukan malah menonjolkan sentimen priomordialnya, membatasi kegiatan keagamaan mereka. Mulai dari perampasan hak asasi manusia, dirampas hak untuk hidupnya, dirampas hak untuk ibadahnya serta hak sosialnya dengan dalih UU Exttremifikasi informasi, Etnis Uyghur dipaksa mengikuti kamp redukasi yang merupakan tempat penyiksaan, Tentu tindakan seperti itu sangat ditentang oleh Negera Indonesia

“Dalam Lembaran Pembukaan UUD 1945 secara tegas Negeri ini telah menyeruhkan segala bentuk penindasan dan penjajahan harus dihapuskan di atas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, Apapun Modusnya harus Kita lawan. Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas persoalan ini”, Ucapnya

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, Muhamad Ikram Pelesa mengatakan hampir semua Negara dalam bendera PBB telah mengecam tindakan yang dilakukan oleh pemerintah china atas etnis Uyghur. 

“Seharus Pemerintah Indonesia berani nyikapi persoalan tersebut, baik dalam posisi sebagai Negara dengan Jumlah Penduduk Muslim Terbesar di dunia ataupun sebagai Negara yang ikut dalam Deklarasi ICCPR, ” Katanya 

“Dalam dua tanggungjawab (Sebagai Negara dengan Jumlah Penduduk Muslim Terbesar Didunia Dan Sebagai Negara Penentang Pelanggaran HAM) mestinya, Pemerintah Tidak Perlu Takut Dalam Mengambil Sikap, Ada pelanggaran HAM Berat di sana. Cukup Berikan Pilihan mereka pilihan, Hentikan Penindasan Etnis Uyghur atau kami pulangkan Tenaga Kerja Asing Kalian”, Tegasnya

Lanjutnya, HMI sebagai Organisasi yang berasaskan Islam mengutuk keras tindak penindasan Etnis Uyghur, Mendesak pemerintah republik Indonesia untuk mengambil langak Kongret dan bersikap tegas atas peristiwa tersebut, mereka juga Meminta Presiden Joko Widodo untuk memutuskan segala bentuk kerja sama dengan pemerintah China

“Kami mengutuk keras tindak penindasan Etnis Uyghur, Mendesak pemerintah republik Indonesia untuk mengambil langak Kongret dan bersikap tegas atas peristiwa tersebut, Meminta Presiden Joko Widodo untuk memutuskan segala bentuk kerja sama dengan pemerintah China”, Tutupnya

Suriadi

Share
Published by
Suriadi
Tags: HMI Kendari

BERITA TERKAIT

Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…

13 jam ago

Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar

Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin

17 jam ago

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

18 jam ago

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…

19 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

22 jam ago

Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…

22 jam ago

This website uses cookies.