Trotoar.id,Makassar – Tabung gas melon yang telah disubsidikan oleh pemerintah nyatanya banyak beredar di masyarakat yang tidak sesuai dengan takarannya.
Terlihat pada bodi tabung gas melon yang diberi plat besi, diduga hal tersebut sebagai penambah berat sehingga dapat mengurangi isi pada tabung gas subsidi.
Dinas Perdagangan yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa perihal tabung gas subsidi yang diberi plat besi, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pertamina.
“Kami sudah kordinasi dengan salah satu pengurus hiswana migas, bahwa itu namanya plat balancer (balancing),”ujar Kadisdag Kota Makasssar, Muh Yasir, Selasa (18/2/2020).
Opu sapaan akrab Kadisdag Makassar menambahkan keberadaan besi plat atau Balancer yang ada pada tabung gas 3 kilo hanya untuk menstabilkan berat kosong pada tabung tersebut.
“Tidak semua tabung memiliki plat balancer. Plat tersebut untuk menstabilkan berat kosong tabung untuk cukup 5 kg (kosong), jadi berat setelah diisi gas menjadi 8 kg,”jelasnya.
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
This website uses cookies.