Rapat Bersama Bawaslu dan KPU, NPHD jadi Perhatian Khusus Komisi 2

Suriadi
Suriadi

Senin, 02 Maret 2020 19:57

Rapat Bersama Bawaslu dan KPU, NPHD jadi Perhatian Khusus Komisi 2

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum – Memasuki tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, baik untuk jajaran Bawaslu dan KPU kabupaten/kota masih menjadi perhatian khusus Komisi II DPR RI.

Memastikan tidak ada kendala, utamanya terkait anggaran (NPHD) sejumlah Anggota Komisi II DPR RI yang di Ketuai Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo melakukan rapat bersama jajaran KPU dan Bawaslu se-Sulawesi Selatan.

Arif Wibowo mengatakan, mengawal jalannya pilkada serentak 2020, Komisi II DPR RI mengagendakan reses untuk mengumpulkan informasi terkait kesiapan sejumlah daerah, khususnya Sulawesi Selatan yang beberapa waktu lalu dalam data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), masuk ke dalam daerah rawan.

“Sebagai mitra, kami meminta kepada Bapak dan Ibu untuk menyampaikan informasi apa saja yang perlu kami ketahui secara benar dan jujur agar tahapan Pilkada nantinya dapat sama-sama kita awasi prosesnya,” kata Arif Wibowo di Kantor KPU Sulsel, Senin (2/3).

Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi pada kesempatannya menyampaikan bahwa pengalaman Bawaslu tidak jauh berbeda dengan KPU. Dari beberapa daerah yang melakukan Pilkada, ada satu daerah yang proses NPHDnya sampai perlu dimediasi oleh Mendagri.

“Memang butuh kesadaran baru, terkait pentingnya sosialisasi ini. Kita memang diminta untuk mengefektifkan anggaran, tapi ternyata banyak ASN yang (sudah dibimtek berulang kali secara internal) masih tidak paham soal regulasi (kepemiluan),” ungkap Arumahi.

Kedua, kata Arumahi masih terkait dana. Ia mengatakan dari segi pencarian, dari 11 kabupaten masih ada satu daerah yakni Kabupaten maros yang belum juga dicairkan NPHDnya.

“Ini jelas melanggar permendagri, karena belum terealisasi sesuai aturan,” jelasnya.

Terkait Kabupaten Pangkep sendiri, Arumahi tidak ingin berspekulasi, namun saat pembahasan anggaran, seolah menjadi target agar diminimkan anggarannya.

“Saya kira hal-hal seperti ini tidak akan “berlaku” bagi kami. Prinsip kami tegas, tegakkan aturannya,” tegas Arumahi.

Selain pembahasan terkait NPHD, Arumahi juga memaparkan langkah Bawaslu untuk dalam rekrutmen pengawas adhock, yakni dengan proses seleksi CAT.

“Saat ini kami juga tengah memproses pengawas adhock di tingkat kelurahan,” kata Arumahi.

Sementara terkait IKP, ada satu daerah di Sulsel yang dinyatakan rawan tinggi, yakni kota makassar, selebihnya rawan sedang.

“Bagi kami, IKP tinggi rendah atau redang, semua harus diberi perhatian. Di Sulsel ini dinamika politiknya luar biasa tinggi, IKP itu bisa saja berubah dalam waktu yang tidak lama,” kata Arumahi.

Selanjutnya, terkait larangan mahar politik bagi Partai Politik serta peringatan kepada ASN yang tidak netral sudah dilakukan Bawaslu sebagai upaya pencegahan.

“Langkah kami di Bawaslu selanjutnya adalah pengawasan ketat dan penindakan,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik13 Agustus 2026 00:15
Membaca Pemilu 2029 Sejak Dini, Bawaslu Dorong Masyarakat Jadi Mata dan Telinga Pengawasan
BARRU, Trotoar.id — Pemilu 2029 masih beberapa tahun di depan, tetapi Bawaslu mulai mendorong masyarakat menyiapkan diri sejak sekarang. Evaluasi te...
Daerah12 Agustus 2026 23:47
Wabup Abustan Buka Perkemahan Pramuka Barru, 500 Peserta Didorong Jadi Generasi Tangguh
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang resmi membuka Perkemahan Tingkat Kecamatan Barru Tahun 2026 di Lapangan Perkemahan Lajulo,...
Metro12 Agustus 2026 23:25
Aliyah Mustika Ilham Apresiasi GPIB Bukit Zaitun, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Aksi Nyata
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi komitmen GPIB Jemaat Bukit Zaitun yang menjadikan peringatan HUT ...
Daerah12 Agustus 2026 17:06
Husnia Talenrang Hadapi Hak Menyatakan Pendapat DPRD Gowa: Jabatan Boleh Diuji, Martabat Harus Dijaga
GOWA, Trotoar.id — Bupati Gowa Husnia Talenrang akhirnya hadir langsung di tengah forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa yang membahas hak menyat...