WNA China Leluasa Masuk Indonesia di Tengah Serabgab Virus Corona, Ketua MPR Bilang Begini

Suriadi
Suriadi

Selasa, 17 Maret 2020 17:53

Ketua MPR Bambang Soesatyo
Ketua MPR Bambang Soesatyo

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Masuknya 49 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Kendari menjadi polemik, sebab masuknya Warga Negara Asing tersebut di tengah-tengah Indonesia sedang dilanda Pandemi Virus Corona.

Hingga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah tidak berdiam diri dan membiarkan hal tersebut terjadi. 

Dia berharap jika pemerintah tidak boleh pilih kasih dalam. Menyikapi WNA yang masuk ke Indonesia termasukemberi keistimewaan bagi warga China. 

“Kita ingin pemerintah bersikap tegas Terhadap 49 WNA China tersebut, dengan perlakuan yang sama serta membatalkan persetujuan kartu kewaspadaan kesehatan tersebut” Jelasnya 

Mengingat saat ini negara dalam situasi waspada menghadapi wabah Virus Corona, sehingga tidak perlu pemerintah mengistimewakan WNA asal China untuk leluasa masuk ke Indonesia 

Politisi Golkaevtersenut berharap  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan pengecekan mengecek lokasi perusahaan yang mendatangkan TKA asal China Tersebut tersebut di kawasan industri Virtue Dragon Nickel Industry. 

Hingga dia meminta pemerintah untuk melakukan isoalasi terhadap ke 49 TKA Asal China, sebagai upaya pemerintah mencegah penyebarluasan virus Corona. 

“Kita minta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, untuk melakukan karantina kepada 49 WNA Asal China, dan mengecek lokasi tambang tempat lokasi tambang ya g mendatangkan WNA asal China Tersebut,” Katanya 

Selain itu Bamsoet juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi pintu masuk ke sejumlah daerah di Indonesia Khususnya di Bandara Yang menjadi akses utama masuk WNA ke Indonesia 

Sebelumnya, Kemenkumham melalui Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan masuknya 49 TKA asal China ke Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/3/2020) kemarin. Imigrasi berdalih mereka hendak uji coba kemampuan bekerja.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arvin Gumilang mengatakan, 49 WN China itu ke Tanah Air dalam rangka uji coba kemampuan bekerja. Menurut Arvin, 49 WN China itu menggunakan visa kunjungan B211 yang berlaku 60 hari.

“(Visa) itu diterbitkan pada tanggal 14 Januari 2020 di KBRI Beijing untuk kegiatan calon TKA dalam rangka uji coba kemampuan bekerja (Permenkumham Nomor 51 Tahun 2016),” ujar Arvin saat dikonfirmasi, Selasa dikutip Liputan6.Com 

Diketahui virus Corona yang mewabah ke beberapa negara saat ini, bermula dari salah satu daerah di Negara China hingga menyebar luas ke sejumlah wilayah di dunia termasuk di Indonesia. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...