Site icon Trotoar.id

Ini Peta Kekuatan Dua Kubu Jelang Musda Golkar Sulsel

Trotoar.id

Bendera Paartai Golkar

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Perseteruan dua kubu di internal partai Golkar Sulsel kini terus berlanjut, hingga 30 suara di musda akan menjadi rebutan dari dua kubu yang masing-masing mempersiapkan diri untuk mendorong wakilnya. 

Kubu Pembaharuan yang dilakoni oleh 14 DPD II dan kubu status Quo juga mendapat dukungan dari dari DPD II, 

Kedua kubu kini telah mengatur strategi untuk dapat merebut dukungan suara dari sayap dan organisasi yang didirikan dan mendirikan serta suara dari Wanhat dan DPP di musda nantinya

Hinggai keduanya mempersiapkan jagoannya untuk bertarung demi memperebutkan kursi nomor satu di partai Golkar Sulawesi Selatan menggantikan Nurdin Halid yang ditarik ke DPP Golkar Sulsel. 

Dikubu pembaharuan ada dua nama yang dijagokan untuk maju di musda yakni, Taufan Pawe Parepare) dan Andi Fashar Padjalangi (Bone) 

Sementara dikubu petahana (Status Quo) mempersiapkan mantan legislator DPRD Sulsel Kadir Halid, Hamka B Kady, serta Syamsuddin Hamid (Pangkep) untuk melawan jagoan dari kubuh Pembaharuan pada musda awal April mendatang. 

Meski kedua kubu kini saling klaim dukungan namun, strategi untuk saling menarik dukungan masih terbuka lebar, sebab akan ada pertemuan yang akan dilakukan oleh masing-masing kubu termasuk melobi ke DPP untuk mendapat restu maju di Musda.

Hingga dipastikan musda akan berjalan dinamis jika DPP Golkar tidak melakukan intervensi jalannya musda dan membuka ruang bagi kader untuk bertarung bebas di Musda akan datang,

Diketahui jika kubu pembaharuan saat ini mengaku mendapat dukungan dari 11  DPD, yakni Bone, Jeneponto, Soppeng, Takalar, Palopo, Gowa, Sinjai, Pinrang, Tana Toraja, Enrekang, Parepare. 

Sementara di kubu status Quo , Makassar, Maros, Pangkep, Bulukumba, Bantaeng, Lutra, Lutim, Torut, Sidrap, Dan suara dari DPD I

Namun beberapa daerah seperti Wajo, Luwu, Barru,dan Toraja Utara, dianggap masih belum memutuskan kemana arah dukungan mereka pada Musda nantinya. 

Selain suara DPD II, Enam suara yang berasal dari Urusan DPP I Suara, Urusan DPD I 1 Suara, Utusan Wanhat 1 Suara, Sayap PG 1 Suara, Organisasi didirikan 1 Suara,Utusan Organisasi Mendirikan 1 Suara 

Jika melihat komposisi kekuatan saat ini, kubu pembaharuan masih unggul, mengingat organisasi yang mendirikan Golkar seperti MKGR, Soksi dan Kosgoro memiliki kecenderungan berada di kubu Pembaharuan 

Sementara Organisasi yang didirikan belum menentukan sikap, begitu pula dengan Organisasi Sayap, dan Wanhat dan utusan DPP nantinya. 

Kubu pembaharuan yang dikonfirmasi soal peta kekuatan tersebut, mengungkapkan keyakinannya jika suara yang ada saat ini akan bertambah, mengingat satu harapan bersama kubu pembaharuan merebut kursi kepemimpinan di Golkar Sulsel untuk melepas pernak pernik hegimoni kekuasaan yang ada saat ini. 

“Kami satu kata ingin melakukan pembaharuan, dan kami ingin Golkar kembali pada kejayaan masa Lalu dan kembali menjadikan Sulsel sebagai lumbung Suara Partai Golkar,” 

Sehingga kubu pembaharuan juga akan menggelar silaturahmi bersama dengan Tokoh senior Partai Golkar untuk mendapat dukungan Wanhat di Musda akan datang. 

Bahkan siang tadi sejumlah ketua dan sekretaris DPD II Partai Golkar dan sayap partai Golkar menggelar ajang konsolidasi di Kabupaten Pangkep yang dirangkaikan dengan perayaan HUT Ketua Golkar Pangkep Syamsuddin Hamid 

Bahkan terlihat Ketua Golkar Bulukumba Andi Hamzah Pangki, (Bulukumba) Farouk M Betta (Makassar) Syamsuddin Hamid (Pangkep) M Fauzi (Lutra), Bau Rum (Barru) Andi Pattarai (Maros)syahbuddin (Sidrap) (Sekretaris Golkar Pinrang) serta sejumlah Ketua sayap organisasi Golkar Sulsel. 

Exit mobile version