Komisi E Minta Pemrov Persiapkan Diri Hadapi Wabah Corona

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 20 Maret 2020 18:35

Rapat Kerja Komisi E DPRD Sulsel terkait penanganan Penyebaran Virus Corona
Rapat Kerja Komisi E DPRD Sulsel terkait penanganan Penyebaran Virus Corona

TROTOAR.ID MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan meminta kepada Pemprov Sulsel untuk mempersiapkan langkah-langkah mengatasi wabah virus Corona 

Termasuk mempersiapkan tempat dan fasilitas untuk perawatan pasien dan ruang isolasi bagi mereka yang dinyatakan positif terpapar virus Corona. 

“Kami mau tahu apakah sudah ada tempat isolasi dan perawatan di Sulsel untuk pasien suspek Corona, selain 7 rumah sakit rujukan yang ditetapkan pemerintah,” Kata Ismail Bachtiar anggota Komisi E DPRD Sulsel 

Hingga langkah tersebut harus segera diantisipasi oleh pemerintah, agar pemerintah benar-benar siap melawan  wabah virus yang berasal dari Wuhan China 

Selain itu, dikatakan jika pemerintah juga harus segera menyiapkan kebutuhan medis agar tim dokter yang merawat pasien terpapar Corona tidak ikut terinfeksi 

“Pemerintah juga harus memperhatikan kondisi Dokter dan perawat, mereka kini kekurangan peralatan, seperti baju pelindung dan beberapa hal lainnya yang harus disiapkan, ” Katanya 

Selain itu, Komisi E DPRD Sulsel juga meminta agar melibatkan seluruh rumah sakit yang ada di Sulsel dan khususnya di Kota Makassar untuk menerima dan merawat orang yang diduga terjangkit virus Corona 

Termasuk meminta inkubator dan menggunakan ruang Isolasi rumah sakit yang ada, karena situasi saat sudah tidak stabil dan itu harus segera dilakukan tindakan antisipasi 

“Kita tidak mau nanti nanti persoalan jadi rumit baru pemerintah mencari solusi, harus segera mengajak pihak RS swasta ikut, kalau perlu alat inkubatornya di pinjam disimpan di satu tempat yang menjadi tempat isolasi pasien Corona,” Jelasnya 

Sementara Perwakilan Dinas Kesehatan melalui kepala Bidang P2P dr Kusrini mengakui kekurangan yang dimiliki termasuk peralatan medis hingga pihaknya juga sudah meminta ke kemenkes namun karena barang yang langkah yang mengakibatkan ini terjadi 

“Memang kita akui jika saat ini kekurangan banyak dan kami sudah meminta bantuan di pusat, namun pusat juga tidak bisa apa-apa sebab barang yang mau dibeli tidak ada,” Jelas Kusrini 

Hingga disampaikan jika saat ini ada beberapa lokasi alternatif yang akan digunakan pemerintah, termasuk soal tempat yang telah disiapkan seperti di RS Sayang Rakyat ayam akan menampung pasien  ODP. 

“Sudah kita siapkan namun nampaknya tidak mencukupi jadi kita mencari alternatif lain lokasi yang akan digunakan,” Jelasnya (**)

 Komentar