Bone,Ttrotoar.id – Aksi Simpatik diperlihatkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cina, Polres Bone kepada salah seorang warga yang mengalami kerusakan mesin mobilnya di Desa Ajang Pilu Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Minggu (19/7).
Di sela-sela kegiatan patrolinya, Bhabinkamtibmas Aipda Hariwanto seketika langsung berhenti dan memarkir sepeda motor, lalu kemudian langsung memberikan bantuan memperbaiki mobil yang mogok tersebut.
Sebari membantu memperbaiki mobil anggota Polsek berpangkat Aipda ini tak lupa memberikan himbauan dan pesan pesan agar tetap patuh kepada protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19.
“Kita sebagai manusia merupakan mahluk sosial sehingga memiliki ketergantungan satu sama lain, apalagi dalam tugas saya sebagai anggota Polri harus melayani masyarakat, jadi hal seperti memang harus dilakukan ketika masyarakat membutuhkan bantuan,”ucap Aipda Hariwanto.
Sementara itu ditempat terpisah saat dihubungi Kapolsek Cina Iptu Asman Sihombing mengatakan, bahwa Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, harus didasari dengan rasa peduli terhadap sesama serta harus rela dan iklas untuk membantu sesama.
“Apa yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas membantu warga yang mengalami kerusakan pada mobilnya sebagai salah satu contoh peduli terhadap sesama, “Kata Kapolsek.
Pemilik kendaraan H. Dahlan sangat senang dan berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas Polsek Cina Polres Bone, karena sudah membantu memperbaiki mobilnya yang sedang mogok tersebut.
Aksi simpati yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cina yang membantu pengendara mobil yang mogok merupakan salah satu upaya yang dapat menumbuhkan empati masyarakat terhadap keberadaan Polri.
Dalam kehidupan masyarakat, Polisi memainkan banyak peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Seperti mengatur lalu lintas, menegakkan hukum, menyidik perkara, memelihara keamanan dan ketertiban, dan melindungi keselamatan warga negara adalah sebagian dari tugas polisi.
Istilah yang sering digunakan adalah melayani, melindungi, dan mengayomi. Walaupun peran polisi sangat banyak, atau karena peran polisi sangat banyak, pengetahuan masyarakat mengenai polisi, motif polisi, dan tanggapan atau respons polisi, sangat terbatas.
Ada ketidaktahuan dan ketidakpastian di masyarakat luas mengenai kinerja polisi. Pada saat yang sama, dengan peran yang banyak tersebut, yang disertai dengan kewenangan yang dimiliki polisi berdasarkan konstitusi dan undang-undang, polisi memiliki peluang dan kesempatan untuk mengecewakan harapan-harapan masyarakat. Anggota Polri ada yang melakukan korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang lainnnya.
Supaya kepercayan pulih, Polri bisa mengembangkan norma dan kode etik yang mewajibkan anggota supaya tidak mengkhianati warga masyarakat yang memercayainya.
Jika warga masyarakat bertemu dengan banyak polisi yang jujur, dan hanya sesekali mendapatkan polisi yang tak jujur, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat.
Selanjutnya, polisi akan memiliki reputasi atau nama baik. Kalau institusi Polri memiliki reputasi dan nama baik, anggota polisi akan merasa berkepentingan menjaga reputasi dan nama baik polisi di mata warga negara.
Pada gilirannya pula, masyarakat akan semakin mempercayai polisi. Polisi yang memiliki empati tinggi memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga.
Karena polisi berusaha memahami dan peduli dengan kebutuhan, kepentingan, dan keprihatinan masyarakat, maka polisi memiliki bekal informasi dan pengetahuan yang diperlukan supaya profesinya dapat dijalankan lebih baik. (***)
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…
This website uses cookies.