Resmi Mendaftar di Golkar, Andi Rio: Golkar Butuh Pemimpin Semua Kalangan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 21 Juli 2020 18:57

Andi Rio Idris Padjalangi Anggota Komisi III DPR RI
Andi Rio Idris Padjalangi Anggota Komisi III DPR RI

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Andi Rio Idris Padjalangi membuktikan keinginannya untuk ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Selatan. 

Didampingi sejumlah pendukungnya, Andi Rio mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua Golkar sulsel kepada Panitia Musda Sulsel ke X 

“Kalian melihat saya menyerahkan dokumen pendaftaran bakal calon ketua DPD I Golkar  Sulsel, dan Alhamdulillah semua dinyatakan lengkap,” Kata Andi Rio di Kantor DPD I Golkar Sulsel usai menyerahkan dokumen pendaftaran 

Andi maju di musda Partai Golkar karena dirinya melihat ada hal yang mengakibatkan dirinya harus ikut bersaing memperebutkan kursi Ketua Golkar Sulsel termasuk untuk menghadirkan pemimpin semua kalangan

Mengenai dukungan 30 persen lanjut Rio, masih menunggu perkembangan yang akan terjadi meskipun beberapa DPD telah memberi sinyal mendukung langkahnya maju di musda Golkar 

“Golkar ini milik kita semua khususnya masyarakat Sulsel, jadi soal dukungan 30 persen menunggu respon kader, meskipun saat ini sudah ada beberapa pemilik suara siap memberikan dukungannya, ” Kata Andi Rio

“Tunggu saja insya Allah syarat 30 persen akan kita penuhi, namun kami menunggu respon kader Golkar, ‘ katanya 

Selain itu, anggota DPR RI ini juga mengaku siapapun nantinya yang terpilih pada musda partai golkar dia harus memiliki Misi menjadikan Sulsel lumbung suara Golkar serta mengembalikan kejayaan Partai Golkar. 

Diketahui hingga hari akhir batas pengembalian formulir calon ketua Golkar Sulsel, Panitia Musda mencatat ada 9 bakal calon yang telah resmi mengembalikan formulir mereka adalah, Hamka B Kady, Syamsuddin Hamid, Supriansa, Taufan Pawe, Andi Rio Idris Padjalangi, Emir Baramuli, Kadir Halid Dan Abdillah Natsir serta syamsul Alam Mallarangeng (upi)

 Komentar