Makassar,Trotoar.id – Tim gugus covid-19 menggelar press conference di Posko Induk Jalan Nikel Raya Kota Makassar, yang dipimpin oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Makassar, M Sabri.
Turut hadir akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyatakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas), Camat se-Kota Makassar, SKPD terkait, Kadis Kesehatan Makassar, Kadis Pendidikan Makassar, dan KasatPol PP Makassar.
Di akhir rapat tim gugus, Asisten 1, M Sabri sempat marah-marah kepada 1 (satu) perwakilan Camat Rappocini lantaran terlambat datang dan masuk ke ruangan mengenakan jaket.
“Buka jaketmu,” tegasnya dengan nada membentak.
Disamping itu Sabri mengungkapkan, bahwa tempat yang paling berpeluang memunculkan klaster baru adalah warung kopi dan Tempat Hiburan Malam (THM).
“THM dan warung kopi paling potensi memunculka klaster baru,” tandas Asisten 1.
Sedangkan untuk menghadapi Pilkada, kata Sabri, dirinya menyerahkan hal itu kepada KPU.”KPU punya aturan soal itu,” tuturnya.
Hal itu juga dijawab oleh Kasatpol PP Kota Makassar, Imam Hud mengatakan bahwa dirinya berkali-kali melakukan oparesi di berbagai tempat.
“Saya tetap turun dengan Perwali 51, 53 dan 36. Selama kamu melanggar protokol kesehatan maka kami akan tindaki,” tegas Imam Hud.
Berdasarkan pemaparan tim ahli, Ansariadi bahwa angka kenaikan orang positif Covid-19 cukup naik dengan presentasi didominasi oleh anak muda dengan jenis kelamin perempuan. (Alam)



Komentar