Prof Rudi: Jika Ada Investor Masuk Berikan Karpet Merah Agar Merasa Nyaman

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 30 September 2020 16:24

Prof Rudi: Jika Ada Investor Masuk Berikan Karpet Merah Agar Merasa Nyaman

Makassar,Trotoar.id – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu prototipe pemerintahan yang memiliki kebijakan strategis dan ideal  dalam menciptakan iklim investasi yang sehat di wilayahnya.

Menurutnya, Bantaeng selama ini berhasil menghadirkan kemudahan dan kecepatan layanan yang membuat investor tertarik untuk masuk menanamkan modalnya. Hal tersebut diceritakan Prof Rudy saat berlangsung pertemuan dengan pengurus Ombudsman Kota Makassar di Balaikota Makassar, Rabu, (30/9).

“Tonggak pergerakan ekonomi itu ada pada investasi, itu sudah ditegaskan Bapak Presiden Jokowi saat berpidato. Jangan pernah berharap pembangunan akan bagus jika hanya berdasarkan pada PAD (Pendapatan Asli Daerah) saja, karena itu nilainya terlalu kecil jika berbicara tentang kebutuhan pembangunan, makanya itu investasilah yang menggerakkan ekonomi,” jelas Prof Rudy.

Sehingga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus selalu untuk kepentingan masyarakat.

“Misalnya, hadirkan layanan yang memudahkan jangan dipersulit jika itu bisa dipermudah. Jangan dibuat lambat jika sebenarnya itu bisa dibuat cepat. Jika ada calon investor yang masuk, berikan kemudahan, berikan karpet merah agar merasa nyaman berinvestasi di wilayah kita,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy juga meminta kepada Ombudsman agar ikut berperan memberikan masukan, melakukan koreksi terhadap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) jika melihat ada  kekurangan dalam menjalankan tugasnya.

Ia berharap Ombudsman bisa memberi edukasi ke masyarakat Makassar, termasuk memberikan koreksi kepada OPD jika melihat kinerjanya tidak maksimal.

“Kasihan masyarakat kita jika pekerjaan yang dilakukan hanya bersifat rekayasa dan manipulasi yang tujuannya untuk pencitraan saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Ombudsman Makassar, Andi Ilhwan Patiroy yang datang bersama sejumlah jajarannya
membenarkan tentang masih banyaknya layanan publik di Kota Makassar yang belum ramah investasi.

Di tempat tersebut, ia juga melaporkan kepada Prof Rudy terkait kinerja Ombudsman selama periode triwulan satu dan triwulan kedua sesuai amanah Perwali No. 2 tahun 2019.

“Di triwulan kedua ini, kami banyak menemukan persoalan terkait izin bangunan serta proses penerimaan siswa baru,” ujarnya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional21 Juni 2026 03:01
Sekretaris Kabinet dan Kepala BNN Bahas Penguatan Pencegahan Narkotika
JAKARTA, TROTOAR.ID — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di ...
Olahraga21 Juni 2026 02:56
Belanda Pecundangi Swedia 5-1 di Putaran Kedua Group F
TROTOAR.ID — Laga putaran kedua Grup F Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Belanda melawan Swedia yang berlangsung sengit sejak menit awal per...
Metro20 Juni 2026 19:36
Serahkan Genset dan Pompa Air, Munafri Harap Sinergi Bangun Pulau Lanjukang Terus Berlanjut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan bakti sosial Polda Sulawesi Selatan dalam rangka menyemarakkan Har...
Metro20 Juni 2026 19:29
Wabup Barru Bekali Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas, Soroti Tantangan Layanan Kesehatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri sekaligus memberikan pembekalan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata...