SINJAI, TROTOAR.ID – Peserta demonstran yang tergabung dalam kader Pemuda Pancasila (PP) menduduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan pada Jum’at, (9/10).
Pemuda Pancasila keputusan parlemen itu sepihak karena akan sengsarakan masyarakat, buruh, dan nelayan di tanah air Indonesia.
Jendral Lapangan, Ade Rahman mengatakan bahwa pihaknya kecewa atas pengesahan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (Cilaka) yang hanya lebih mementingkan investor dan menindas rakyat miskin.
“Kami kader pemuda pancasila menuntut keras DPR RI yang telah mengesahkan RUU Cipta Kerja,” tegasnya.
Ade berharap agar tuntutannya dapat segera diindahkan ke pusat, “Jika tidak, maka kami Pemuda Pancasila akan turut bergabung dalam satuan massa aksi Pemuda Pancasila Sulsel,” kecamnya.
Ade juga mengancam akan menyegel kantor DPRD Sinjai, “Tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak mengindahkan tuntutan kami,” pungkasnya.
Selain itu, Ketua Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila, Rola Suryanama menegaskan, intinya tolak UU cilaka itu.
“Tidak ada kata lain, kami menolak sepenuhnya UU Omnibus Law. Kami minta DPR RI dan Presiden membatalkan atau mencabut UU itu sekarang juga,” kuncinya. (Alam)
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang,…
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…
This website uses cookies.