Danny Sebut Ada Konspirasi Untuk Patahkan Langkah ADAMA di Pilkada Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 16 Oktober 2020 22:40

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Calon Wali Kota Makassar Nomor Urut 1, Moh Ramdhan Pomanto membantah adanya kegiatan pembagian sembako di salah satu wilayah yang mengatasnamakan pihaknya.

Danny, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa kegiatan pembagian sembako dilakukan oleh pihak tertentu dengan tujuan merusak citra paslon Danny-Fatma (ADAMA), agar terkesan mengarah pada perbuatan pelanggaran pemilu, Terstruktur Sistimatis dan Masif (TSM).

“Hari terjadi dua peristiwa yang merugikan pasangan ADAMA nomor 1, yaitu yang pertama adalah di satu kecamatan terjadi pembagian sembako atas mama ADAMA,” kata Danny melalui keterangan persnya, Jumat (16/10/2020)

“Ini sama persis laporan yang masuk ke kami, bahwa ada dugaan perencanaan pihak-pihak tertentu untuk memakai atribut ADAMA untuk membagikan sembako agar kelihatan TSM,” sambungnya.

Hingga dianggap ada Upaya untuk mengugurkan Langkah pasangan Cali. No 1urut 1 yang diusung oleh, Partai Nasdem, Gerindra PBB dan Berkarya

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Juli 2026 19:32
Fatmawati Rusdi Dampingi Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka seca...
Metro16 Juli 2026 18:55
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rak...
Metro16 Juli 2026 18:43
RSUD Daya Perkuat Pelayanan
Trotoar.id, Makassar — Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Daya Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang human...
Politik16 Juli 2026 16:46
Dari Batu Putih ke GOlkar Sulsel, IAS Menuju Kemenangan Tanpa Lawan
Makassar, Trotoar.id — Bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dijadwalkan mengembalikan formulir ...