Categories: Metro

Ambulance Milik Nasdem di Bakar Massa, Kader Patungan Beli Ambulance Baru

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Dibakarnya mobil ambulans milik NasDem Kota Makassar belum lama ini menjadi perhatian banyak publik. Kesimpulan banyak warga khususnya di Kota Makassar sangat menyayangkan perbuatan tersebut.

Sekadar diingat, ambulans milik NasDem Makassar dibakar oleh oknum yang tak dikenal saat aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

Dugaan sementara, aksi tersebut sudah disusupi atau ada yang sengaja menunggangi yang berujung pengrusakan  kantor NasDem hingga pembakaran satu unit ambulans milik NasDem Makassar, pada Kamis (22/10/2020).

Mobil ambulans dimiliki NasDem Kota Makassar itu terbilang paling aktif. Itu karena saking tingginya permintaan dari warga yang sakit atau antar jenazah ke dalam atau luar dari Kota Makassar.

Memang kebutuhan masyarakat terhadap mobil ambulans sangat tinggi. Dari dasar itu, mulai bupati, elite partai, hingga sejumlah pengusaha “berpatungan” beli ambulans. 

Ketua DPD NasDem Rachmatika Dewi mengaku sangat menyesalkan perbuatan tersebut. “Kami sangat sayangkan sekali, pembakaran mobil ambulans. Ini mobil ambulans dipakai untuk melayani masyarakat warga Kota Makassar secara gratis,” kata Cicu, sapaan karibnya, Sabtu (24/10/2020). 

“Pasca kejadian ini, sangat begitu banyak beri support positif yang datang. Di luar dari warga itu sendiri, datang juga sejumlah kepala daerah, elite partai hingga pengusaha di Sulsel,” sambung Ketua Komisi B DPRD Sulsel itu.

Mereka diantaranya yang akan menyumbang mobil ambulans untuk diperuntukkan warga di Kota Makassar, yakni, Waketum DPP NasDem Ahmad Ali, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse, Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif, Wakil Bendahara NasDem Sulsel Raymond Affandy, Fraksi NasDem DPRD Sulsel. 

Kemudian, dari kepala daerah seperti, Judas Amir (Wali Kota Palopo), Suardi Saleh (Bupati Barru), Basmin Mattayang (Bupati Luwu), Ilhamsyah Azikin (Bupati Bantaeng), dan Syamsari Kitta (Bupati Takalar). 

Totalnya, lanjut Cicu, terkonfirmasi ada sekitar 20 unit ambulans untuk dipergunakan warga di Kota Makassar. Semata-mata bantuan ambulans ini bisa dimanfaatkan banyak orang. 

“Yah boleh dibilang, mati satu tumbuh seribu. Ini juga tak lepas dari berkat doa dan support dari para warga yang ikut sedih dibakarnya ambulans itu,” katanya.

Di tempat lain, Polisi sudah menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus perusakan kantor dan pembakaran mobil ambulans milik Dewan Pimpinan daerah (DPD) NasDem Kota Makassar.(*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh HUT IBI ke-75, Perkuat Peran Bidan di Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian…

18 jam ago

Pemprov Sulsel Percepat Penanganan Jalan Strategis, Perkuat Konektivitas Antarwilayah

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui…

19 jam ago

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

JENEWA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membawa pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kehadiran negara…

19 jam ago

Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus Penguatan Program dan Kesiapan Agenda Nasional

LUTIM, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pembinaan Program…

19 jam ago

Tampil Live di TV Nasional, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan hingga Investasi Energi

JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi pembangunan daerah dalam program…

19 jam ago

Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP

JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan…

19 jam ago

This website uses cookies.